OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Aksi begal kembali meresahkan warga dì Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.
Kali ini peristiwa pembegalan terjadi dì Jalan Raya Rasuan-Gumawang, Kecamatan Madang Suku I.
Informasi yang viral dì media sosial, aksi pembegalan terjadi pada Senin 20 Januari 2025 sekitat pukul 21.30 WIB.
Dìmana seorang pengendara yang melintas dì jalan tersebut dìkejar oleh orang tidak dìkenal.
Bahkan, korban sempat dìkejar pelaku hingga sejauh 100 meter. Dengan keberanian korban melawan, sehingga mengalami luka sabetan senjata tajam.
Beruntung, korban berhasil melarikan diri, dengan sepeda motornya. Namun tangan kanan korban mengalami luka sabetan.
Kapolres OKU Timur AKBP Kevin Leleury SIK MSi melalui Kapolsek Madang Suku I AKP Dwi Hendro mengatakan, bahwa pihaknya belum menerima laporan dari korban, terkait peristiwa tersebut.
“Korban belum melapor, namun nanti anggota jemput bola (megecek),” kata Kapolsek AKP Dwi Hendro, Selasa 21 Januari 2025.
Selain kejadian tersebut, aksi perampokan juga terjadi dì Desa Melati Agung, Kecamatan Semendawai Timur pada Kamis 9 Januari 2025 dini hari.
Informasi yang dìhimpun, pelaku perampokan berjumlah 5 orang, dìantaranya 3 pelaku mendobrak jendela dan 2 pelaku lainnya menunggu dì luar rumah.
Aksi perampokan ini terjadi dì rumah korban Juariah yakni seorang janda. Kala iti korban dì rumah hanya bersama anaknya dan satu cucunya yang masih berusia sekitar 3 tahun.
Dalam aksi perampokan itu, korban dì ikat dan dì lakban oleh para pelaku. Kemudian pelaku berhasil membawa emas 8 suku, motor 3 unit, uang tunai Rp 30 juta dan handphone.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut takut untuk membantu korban. Sebab para pelaku dìduga mengunakan senjata api, sehingga warga takut untuk menolong.
Saat dìkonfirmasi terkait aksi perampokan ini, Kapolsek Semendawai Suku III, Iptu Toni Aji membenarkan kejadian tersebut. Namun ia enggan berkomentar banyak terkait hal tersebut.
“Mohon maaf mas blm ado perintah untuk dì rilis, soalnyo posisi masih lidik,” ungkap Kapolsek singkat.
Sebelumnya, aksi begal dengan senjata tajam (sajam) terjadi dì Jalan Raya BK 9, Desa Serbaguna, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, Senin 9 Desember 2024, sekitar pukul 19.00 WIB.
Untungnya aksi tersebut berhasil dìgagalkan anggota Polisi yang sedang patroli dì wilayah tersebut. Satu dari tiga pelaku berhasil dìamankan.
Pelaku yang berhasil dìamankan adalah tersangka Riko (35), warga Desa Wayhalom, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.
Sedangkan korbannya adalah Welli Revaldo (19) karyawan swasta, warga Desa Sukajadi, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.
Kapolres OKU Timur AKBP Kevin Leleury SIK MSi melalui Kapolsek Belitang I Iptu Wahyudin kala itu menerangkan kronologis kejadian pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut.
Menjelang kejadian, korban yang berboncengan dengan saksi Della Oktaviantine (21) karyawan swasta, warga Desa Sidomulyo Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, melintas dì Jalan Raya Belitang.
Dì perjalanan itu, sepeda motor Honda Beat BG 5075 ADA, warna hitam, yang dìkendarai korban kehabisan bahan bakar dan mati mesin.
Sepeda motor korban yang kehabisan bahan bakar tersebut sempat dìbantu saksi Jihan Debby Dwi (22), karyawan swasta, warga Desa Sekar Jaya, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, dengan cara dìstut.
Saat berjalan, datang tiga orang pelaku yang berboncengan dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat warna merah hitam. Lalu memepet korban.
“Satu pelaku turun dari kendaraan, dan mengancam dengan senjata tajam jenis pisau,” kata Iptu Wahyudin, Selasa 10 Desember 2024.
Pelaku lainya, kemudian mencekik korban Welli Revaldo dan menendang saksi Della Oktaviantine dan meranpas sepeda motor korban.
Ketiga pelaku sempat hendak membawa kabur sepeda motor korban, ke arah BK9. Kemudian saksi dan korban berteriak minta tolong.
Teriakan itu terdengar oleh anggota polisi, yang sedang patroli dì Jalan Raya tersebut. Anggota polisi tersebut adalah Aiptu Ahmadi (45), anggota Polsek Belitang I, tinggal di Aspol Polsek Belitang I.
Kala itu Aiptu Ahmadi sedang melaksanakan patroli, dan sempat mendahului korban dan pelaku, yang sama-sama dari arah BK10 ke arah BK9.
Setelah berjarak sekitar 30 meter, terdengar terikan korban yang meminta tolong. Sontak Aiptu menoleh ke belakang, dan putar balik. Dan mengejar ketiga pelaku.
Dua pelaku yang mengendarai Honda Beat Warna merah hitam berusaha kabur. Sementara pelaku yang ingin melarikan sepeda motor korban dìkejar Aiptu Ahmadi.
Karena kehabisan bahan bakar, pelaku menjatuhkan sepeda motor korban. Pelaku ini kemudian lari menuju sepeda yang dìkendarai rekannya, yang berniat kabur.
Saat ingin pindah ke sepeda motor rekannya, Aiptu Ahmadi berhasil menarik satu pelaku tersebut hingga terjatuh, dan dua pelaku lainnya kabur.
Pelaku, yang belakangan diketahui bernama Riko tersebut berusaha melawan, dan sempat mengeluarkan senjata tajam.
Namun dapat dìatasi oleh Aiptu Ahmadi, dengan cara membanting pelaku.
Aksi heroik Aiptu Ahmadi tersebut menjadi perhatian warga sekitar, dan berdatangan. Aksi itu pun ada yang merekam, lalu beredar dì media sosial.
Akhirnya tersangka Riko berhasil ditangkap dan dìbawa ke Mapolsek Belitang I. Sedangkan dua rekannya masih dalam pengejaran polisi.
“Dari tersangka Riko ini, berhasil diamankan pula barang bukti, sebilah sajam jenis pisau, dan 1 buah kunci liter T,” pungkas Kapolsek. (gas).


