OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Untuk mengatasi inflasi jelang bulan ramadhan dan hari raya idul fitri tahun 2025.
Pemkab OKU Timur melakukan gerakan tanam cabai serentak sebanyak 305.000 batang dì 20 kecamatan.
Launching tanam cabai ini berlangsung dì halaman Kantor Desa Bandar Jaya, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kamis 30 Januari 2025.
Kegiatan tanam cabai ini dì ikuti serentak oleh 305 desa se-Kabupaten OKU Timur melalui zoom meeting.
BACA JUGA: Tekan Inflasi dan Bantu Masyarakat, TP PKK OKU Timur Lakukan Gerakan Pangan Murah
Dalam kesempatan itu, Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM juga menyaksikan pelantikan koordinator wilayah kelompok wanita tani.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan agar para petani lebih terampil memprediksi kebutuhan bahan pokok yang akan mengalami lonjakan.
Terlebih dalam menghadapi bulan puasa ramadhan dan hari raya idul fitri. Moment ini biasanya harga kebutuhan, mengalami kenaikan.
“Petani harus mampu memprediksi ini. Sehingga bisa menyesuaikan tanaman apa yang akan kita tanam,” ungkapnya.
Bupati Minta OPD Support Gerakan Tanam Cabai Serentak
Menurut Bupati, selain untuk mengatasi inflasi, launching gerakan tanam cabai serentak ini juga memenuhi kebutuhan cabai dì pasaran.
“Jelang bulan puasa dan lebaran harga cabai sering melonjak tinggi. Agar tetap stabil, maka kita harus menanam cabai,” ucap Lanosin.
Bupati berharap agar OPD terkait untuk dapat mendukung kegiatan ini sampai dengan berhasil.
“Saya minta OPD support, karena ini akan sangat berdampak positif bagi seluruh masyarakat,” paparnya.
Sementara, Kadin Ketahanan Pangan, M Yani SP MM menyampikan, penanaman cabai serentak ini pertama kali dìlakukan.
Dìmana setiap desa akan menanam cabe sebanyak 1.000 batang dìkali 305 desa. Maka totalnya ada 305.000 batang dì seluruh Kabupten OKU Timur.
“Semoga kegiatan ini berhasil, untuk memenuhi kebutuhan cabai dìpasaran agar harga tetap stabil,” pungkasnya. (gas).







