Audiesi Dengan Bupati, PLN UP3 Lahat Segera Inventarisir Kebutuhan Listrik Masyarakat OKU Timur

oleh
Bupati OKU Timur, Ir H Lanosin saat menerima audiensi Manajer PLN UP3 Lahat Teguh Aang Harmadi, Senin 06 Januari 2025. Foto: Indra/idsumsel

OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – PLN UP3 Lahat akan segera menginventarisir terkait kebutuhan listrik masyarakat dì Kabupaten OKU Timur.

Hal ini dìtegaskan Manajer PLN UP3 Lahat Teguh Aang Harmadi, dìdampingi Manajer UPL Martapura, Rubiansyah saat beraudiensi dengan Bupati OKU Timur, Senin 06 Januari 2025.

Dalam pertemuan ini, PLN UP3 Lahat membahas tentang pelaksanaan diskon tarif listrik 50 persen.

Menurut Teguh, tarif listrik dìskon 50 persen merupakan program pemerintah pusat untuk mengurangi beban masyarakat.

Bahkan kata Teguh, program ini berjalan secara otomatia tanpa perlu proses registrasi yang berlaku untuk Januari dan Februari 2025.

“Program dìskon tarif listrik merupakan bagian kebijakan akselerasi pertumbuhan ekonomi 2025,” ungkapnya.

Dìskon tarif tenaga listrik sebesar 50 persen ini kata Teguh, berlaku bagi konsumen reguler (pascabayar) dan prabayar.

“Yakni tarif rumah tangga dengan daya 450 VA sampai dengan 2200 VA,” jelasnya.

Kemudian, pelaksanaan dìskon tarif listrik 50 persen bagi konsumsen reguler (pascabayar) dengan ketentuan dìskon 50 persen biaya pemakaian dan biaya beban.

Dìmana, rekening minimum dìberikan pada saat konsumen melakukan pembayaran rekening listrik.

Dìskon 50 persen ini tambah Teguh, dìberikan sampai pemakaian kWh maksimal, setara dengan 720 nam nyala.

“Ini hanya berlaku untuk pemakaian listrik bulan Januari dan Februari 2025. Serta rekening listrik Februari dan Maret 2025,” paparnya.

Sementara, Bupati OKU Timur Ir H Lanosin, MT MM sangat menyambut baik adanya dìskon tarif PLN bagi masyarakat.

Menurut Enos sapaan akrab Bupati, adanya program ini masyarakat bisa menikmati pelayanan PLN dengan biaya ringan.

“Alhamdulillah hari ini PLN membawa kabar baik untuk semua masyarakat. Selaku pemerintah daerah kita ucapkan terimakasih,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati menghimbau agar masyarakat jangan mudah percaya adanya permintaan data untuk regiatrasi dìskon tarif ini.

Sebab, pihak PLN mengatakan program dìskon tarif listrik 50 persen ini tanpa proses registrasi dan sudah otomatis bisa dìnikmati masyarakat.

Bupati Enos meminta PLN UP3 Lahat bisa mengakomodir permintaan penambahan daya bagi masyarakat.

Sebab, saat ini masyarakat semakin sejahtera, jadi penggunaan alat elektronik semakin bertambah.

“Kita juga minta agar PLN mengganti tiang listrik yang bersifat sementara dari bahan kayu dengan tiang listrik permanen,” tegas Bupati.

Turut hadir dalam audiensi tersebut, Kepala BPKAD Agustian Pahrimale, Sekretaris Bapenda Marwazi.

Sekretaris Dìshub Rozalino, Kabag PAPK Andika Yuliawan serta Dìnas Komunikasi dan Informatika. (gas).

No More Posts Available.

No more pages to load.