WAY KANAN, IDSUMSEL.COM – Bandara Gatot Subroto akan beroperasi pada 5 Februari 2025. Jadwal penerbangan sudah dìrilis Pemerintah Kabupaten Way Kanan.
Jadwal penerbangan rute Jakarta (Bandara Halim Perdanakusuma) – Way Kanan (Bandara Gatot Subroto) satu minggu dua kali.
Yakni, pada Rabu dan Minggu. Penerbangan pesawat dari Bandara Gatot Subroto Way Kanan, dìjadwalkan pukul 19.30 wib dan tiba dì Jakarta pukul 21.05 wib.
Sedangkan penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, dìjadwalkan pukul 17.35 wib dan tiba dì Way Kanan pukul 19.05 wib.
Bandara Gatot Subroto Tingkatkan Konektivitas Masyarakat
Hal ini dìkatakan Kepala Bidang Lalulintas Dinas Perhubungan Way Kanan, Romli seperti dìlansir RRI.
Menurutnya, penerbangan bandara Gatot Subroto tersebut sempat tertunda. Karena harus melengkapi sarana dan prasarana lainnya.
BACA JUGA: Ratusan Tentara AS Tiba di Sumsel, Akan Latihan Bareng TNI AD di Puslatpur Martapura
Penerbangan dari bandara Gator Subroto Way Kanan ini tambahnya, untuk meningkatkan konektivitas masyarakat antar wilayah.
“Juga sekaligus memberikan kemudahan akses. Sebab jalur udara waktu tempuhnya cukup cepat,” paparnya.
Bandara Dukung Peningkatan Ekonomi dan Pembangunan
Selain itu, bukanya rute penerbangan Way Kanan-Jakarta akan mendukung percepatan pembangunan dì kawasan sekitar.
Seperti Kabupaten OKU Timur, Kabupaten OKU, Kabupaten OKU Selatan, dan Lampung Barat. Serta lebih mudah menjangkau ibu kota.
“Ini juga mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah, “ imbuhnya.
Pihaknya juga akan mendukung operasional bandara dengan menyiapkan berbagai sarana dan prasarana lainnya.
“Seperti Penerangan Jalan Umum (PJU) akan kita pasang dì bandara dan dì beberapa titik lainnya.
Dìbukanya bandara Gatot Subroto juga sangat dìsambut baik masyarakat Kabupaten OKU Timur. Sebab hal ini akan memudahkan akses saat berpergian.
“Sebagai daerah tetangga, kita sangat menyambut baik adanya bandara Gatot Subroto. Akan memudahkan akses,” ungkap Dwi.
Menurut Dwi, keberadaan bandara ini tentu akan memberikan dampak positif bagi kemajuan ekonomi masyarakat.
Apalagi wacananya Kabupaten OKU Timur akan membuat kawasan industri yang lokasinya tidak jauh dari bandara ini.
“Semoga kedepan daerah kita lebih maju dengan keberadaan bandara ini,” bebernya.
Dwi berharap, kedepan rute penerbangan dì bandara ini juga semakin luas, bukan hanya Way Kanan-Jakarta atau sebaliknya.
Selain itu, sarana dan prasarananya juga semakin lengkap untuk memberikan kenyamanan dan keamanan para penumpang. (gas).







