Banjir Rendam 10 Wilayah di OKU Sumsel, 1.492 Jiwa Terdampak

oleh
Banjir Rendam 10 Wilayah di OKU Sumsel, 1.492 Jiwa Terdampak
Banjir melanda 10 wilayah di Kabupaten OKU Sumsel usai hujan deras Kamis sore. Sebanyak 1.492 jiwa terdampak, kerugian ditaksir Rp478 juta. Foto: Istimewa

OKU, IDSUMSEL.COM — 10 wilayah di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur pada Kamis (2/10/2025) sore.

Dampaknya, ratusan rumah warga terendam air hingga setinggi satu meter dan ribuan warga terdampak. Bahkan, sekolah dan kantor KUA juga ikut terendam.

BACA JUGA: Kebakaran Hebat di Desa Rasuan OKU Timur, 4 Anak Tewas Terjebak Kobaran Api

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD OKU, Dadi Sutiadi menjelaskan, bahwa banjir terjadi akibat intensitas hujan tinggi.

Sehingga membuat sistem drainase tidak mampu menampung debit air. Selain itu, struktur tanah rendah dì beberapa titik memperparah genangan air.

BACA JUGA: Bupati Lanosin: Pancasila Benteng Persatuan Bangsa

“Banjir dì OKU dìsebabkan curah hujan yang tinggi pada Kamis sore. Ketinggian air berkisar antara 20 sentimeter hingga 1 meter,” kata Dadi, Jumat (3/10/2025).

10 Wilayah Terdampak Banjir

 

Berdasarkan data sementara BPBD OKU, sepuluh wilayah yang terdampak banjir meliputi Kelurahan Sukaraya dan Kelurahan Kemelak Bindung Langit.

Kemudian, Kelurahan Sekar Jaya, Kelurahan Baturaja Permai, Kelurahan Pasar Baru, Kelurahan Sukajadi, Kelurahan Kemalaraja serta Desa Air Paoh.

BACA JUGA: Empat Bocah Korban Kebakaran di Rasuan OKU Timur Dimakamkan Satu Liang

Tak hanya itu, banjir juga menggenangi Desa Tanjung Baru hingg Desa Tanjung Kemala.

Ribuan Warga dan Ratusan Rumah Terdampak

 

BPBD OKU mencatat, 403 kepala keluarga (KK) atau sekitar 1.492 jiwa terdampak banjir.

Dari jumlah tersebut, 343 rumah terendam air, dengan lima rumah mengalami kerusakan ringan.

Selain rumah warga, banjir juga merendam sekolah dan Kantor Urusan Agama (KUA) dì beberapa titik.

BACA JUGA: Dua Pengedar Narkotika Diringkus Polres OKU Timur, Sita 1 Kg Sabu

“Kerugian sementara dìperkirakan mencapai Rp478 juta,” bebernya.

Langkah Penanganan BPBD OKU

 

Sejak Kamis sore, BPBD bersama TNI, Polri, dan relawan telah menurunkan personel untuk evakuasi warga, pendataan kerusakan, serta patroli dì lokasi rawan banjir.

“Kami terus memantau kondisi dì lapangan. Jika curah hujan kembali meningkat, kami siap melakukan evakuasi lanjutan bagi warga terdampak,” ujar Dadi.

BACA JUGA: Bupati Prank ASN, Janji Politik TPP Naik Justru Dibayar Minim

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat dan banjir susulan. Terutama pada wilayah dengan drainase buruk dan topografi rendah. (gas).

 

No More Posts Available.

No more pages to load.