Benarkah Palembang Kota Tertua dì Indonesia? Berikut 7 Fakta Uniknya Tempo Dulu

oleh

4. Bundaran Air Mancur Jalan Jend Sudirman Tahun 1970 Mulai Berwarna

Pada tahun ini juga, tepatnya 1970, mobil pun sudah berkeliaran. Baik mobil pribadi maupun angkutan umum. 

Bangunan sudah mulai banyak, walaupun belum terkesan modern. Foto kamera sudah terlihat mulai berwarna. 

Bundaran air mancur, dìdepan Masjid Agung sudah berdiri dengan kokohnya.

5. Pasar Ilir 26 Terkenal Pusat Perdagangan, Desain Rumah Khas Tiongkok Berbentuk Tapal Kuda

Pada masa ini, Pasar 26 Ilir sudah terkenal sebagai pusat aktifitas perdagangan masyarakat Palembang. 

Menariknya, setiap bangunan yang ada berbentuk tapal kuda dan berornamen khas kebudayaan Tiongkok. 

Ini membuktikan, adanya percampuran budaya yang terwujud dalam bentuk bangunan bersitektur cantik. 

Antara kebudayaan setempat, dengan kebudayaan China yang masuk.

6. Tahun 1970, Terminal Bawah Ilir Palembang Dipenuhi Angkutan Umum

Terminal bawah Ilir Palembang pada tahun 1970 sudah sangat ramai. Pada masa itu zaman sudah sangat modern, dan dìpenuhi angkutan umum. 

Aktifitas perdagangan nampak sekali pada saat itu. Angkot yang dulu terkenal dengan sebutan oplet sudah mulai berkeliaran. 

Pemuda dan pemudi dì kota ini sudah terlihat menggunakan pakaian modern, khas generasi 70an. Sekarang masih bisa dìtemui pada trend fashion yang dìtuangkan kembali oleh para desainer.

7. Dahulu, Sepatu dan Sandal Masih Barang Mahal, Tak Semua Orang Bisa Memakainya

Pada masa tersebut, tidak semua orang bisa memakai sepatu atau sandal. Barang tersebut masih tergolong mewah dan mahal.  Sehingga kaum borjuis saja yang bisa memilikinya. 

Dìkutip dari Foto Palembang Batang Hari Sembilan, baik wanita atau pria yang memakai pakaian lusuh tampak tidak memakai alas kaki ketika berfoto bersama. 

Sedangkan meraka yang berpakaian bagus menggunakan alas kaki. Seperti sepatu yang nampak bagus sekali.

Kemajuan pesat Kota Palembang mulai dìketahui dì pada tahun 2004. Hal ini setelah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVI-2004. Barulah pembangunan-pembangunan terus berlanjut sampai sekarang. (*).

No More Posts Available.

No more pages to load.