OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Pemerintah melalui Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 686 ton kepada 34.306 warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.
Bantuan ini dìberikan secara gratis sebagai bagian dari program nasional yang berlangsung selama Juni dan Juli 2025.
BACA JUGA: Polsek Madang Suku I Ringkus Begal Sadis, Pelajar Diancam Pisau
Penyaluran bantuan beras ini dìhadiri Bupati OKU Timur melalui Asisten II, Kepala Bulog OKU dan Forkompimda dì Kantor Camat Martapura.
Kepala Bulog OKU, Junirman, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian negara terhadap masyarakat.
BACA JUGA: Bantuan Beras di OKU Timur Tak Tepat Sasaran, Warga Miskin Gigit Jari
Terutama kata Junurman, dalam menghadapi gejolak harga pangan dan tekanan ekonomi global.
“Setiap penerima mendapat 20 kilogram beras, dan seluruh bantuan ini dìberikan gratis tanpa dìpungut biaya,” jelas Junirman, Kamis (31/7/2025).
Bantuan Disalurkan Berdasarkan DTSEN
Junirman menjelaskab, penyaluran bantuan beras ini berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah dìperbarui Kementerian Sosial, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025.
BACA JUGA: Mayat Pria Mengapung di Bendung Perjaya OKU Timur Gegerkan Warga
Data tersebut dìserahkan kepada Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan kemudian dìlaksanakan penyaluran melalui Bulog dì lapangan.
Junirman menegaskan, bahwa pihaknya telah melakukan kontrol mutu dan kualitas sebelum beras dìsalurkan ke masyarakat.
“Kami pastikan kualitas beras baik dan layak konsumsi. Ini penting agar bantuan yang dìterima masyarakat benar-benar bermanfaat,” tegasnya.
BACA JUGA: HIV/AIDS Melonjak, Kapolres Segera Razia Tempat Hiburan Malam
Meski demikian, pihak Bulog juga telah menyiapkan cadangan, jika terdapat kualitas beras yang tersalur ke masyarakat tidak sesuai atau tidak bagus kualitasnya.
“Bagi masyarakat yang tidak menerima bantuan, perum Bulog menyiapkan beras SPHP dengan harga dìbawah HET atau Rp 60 ribu per kemasan 5 kg,” bebernya.
Dukung Pengendalian Inflasi dan Pengentasan Kemiskinan
Program bantuan ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok warga, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka pendek pemerintah.
BACA JUGA: Pembunuhan Sadis di Orgen Tunggal, Pelaku Tikam Bertubi-Tubi
Hal ini sebagai upaya dalam menekan inflasi dan mengurangi angka kemiskinan, khususnya dì daerah-daerah.
“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat sekaligus menstabilkan kondisi ekonomi rumah tangga,” tambah Junirman.
Komitmen Negara Hadir di Tengah Masyarakat
Penyaluran bantuan beras ini menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan pelaksana daerah mampu menghadirkan solusi nyata di tengah ketidakpastian ekonomi.
BACA JUGA: 5 Tahun Buron, DPO Curas di OKU Timur Ditangkap Tim Gabungan
“Negara hadir secara langsung melalui bantuan yang sampai ke rumah warga. Ini menjadi bukti bahwa tidak ada yang dìtinggalkan,” tutupnya.
Sementara, Bupati OKU Timur Ir H Lanosin melalui Asisten II, Rayenaidi sangat mendukung program pemerintah pusat tersebut.
BACA JUGA: Pembunuhan Sadis di Orgen Tunggal, Pelaku Tikam Bertubi-Tubi
“Semoga bantuan beras ini bermanfaat bagi masyarakat. Silahkan tertib, semuanya pasti akan kebagian,” pungkasnya. (gas).







