Dalam sambutannya, Bupati Teddy menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dìjalankan dengan tanggung jawab moral dan integritas tinggi.
Ia menekankan empat nilai utama yang harus menjadi pedoman seluruh pejabat, yakni integritas, inovasi, kepemimpinan yang peduli, serta kesatuan visi pembangunan daerah.
BACA JUGA: Kasus HIV/AIDS di Sumsel Tinggi, 2025 Capai 907 Kasus
Menurutnya, aparatur pemerintah tidak boleh terjebak dalam rutinitas birokrasi yang stagnan, tetapi harus berani melakukan perubahan dan terobosan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kita harus keluar dari zona nyaman, menciptakan inovasi, dan bekerja untuk kepentingan masyarakat OKU, bukan sekadar menjalankan rutinitas,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya keteladanan dalam kepemimpinan, dì mana seorang pejabat harus mampu menjadi contoh dalam sikap, etika, dan akhlak.
BACA JUGA: Mendikdasmen Resmikan Universitas Muhammadiyah OKU Timur, Langkah Stategis Lahirkan Generasi Unggul
“Pemimpin bukan hanya memberi perintah, tetapi harus hadir, peduli, dan menjadi teladan bagi lingkungan kerjanya,” ujar Teddy.
Dì akhir sambutan, ia mengajak seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat untuk membangun OKU dengan satu visi dan semangat kebersamaan.
“Kemajuan OKU hanya bisa dìcapai dengan persatuan, kerja sama, dan keselarasan tujuan seluruh elemen,” pungkasnya. (gas).








