IDSUMSEL.COM – Hama tikus merupakan salah satu ancaman serius bagi para petani dì Indonesia, khususnya dì wilayah lumbung pangan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Serangan tikus pada area persawahan dapat menyebabkan para petani mengalami gagal panen dan membuat kerugian besar.
BACA JUGA: Masyarakat Menjerit, Harga Beras di OKU Timur Capai Rp 14 ribu Per Kilo, Ini Penjelasan Bupati Enos
Hama ini biasanya menyerang akar dan batang padi, terutama saat masa tanam hingga menjelang panen.
Selain itu, serangan hama tikus juga sering meningkat seiring dengan pergantian musim.
Oleh karena itu, penting bagi petani untuk mengetahui cara membasmi hama tikus dì sawah secara efektif dan berkelanjutan.
BACA JUGA: Optimalkan Penyerapan Gabah, Mulyono Kumpulkan Mitra Makloon
Enam Cara Ampuh Basmi Hama Tikus
Berikut adalah cara efektif dan ramah lingkungan yang bisa dìterapkan untuk membasmi hama tikus dì sawah:
1. Pengelolaan Lingkungan Sawah
Tikus suka bersembunyi dì tempat yang lembap dan rimbun. Oleh karena itu, petani perlu membersihkan gulma, semak, dan rerumputan dì sekitar sawah secara rutin. Hal ini agar tikus tidak memiliki tempat untuk bersarang.
2. Penggunaan Burung Hantu sebagai Predator Alami
Burung hantu adalah musuh alami tikus. Dengan memasang rumah burung hantu dì sekitar sawah, petani bisa mengurangi populasi tikus tanpa perlu menggunakan bahan kimia berbahaya.
BACA JUGA: Petani di OKU Timur Galau, Harga Gabah Merosot, Beras Dipasaran Masih Tinggi
3. Gropyokan atau Pemburuan Massal
Metode tradisional ini dilakukan secara gotong royong oleh para petani. Gropyokan terbukti efektif mengurangi populasi tikus, terutama jika dìlakukan secara serentak pada seluruh area pertanian.
4. Penggunaan Perangkap Tikus
Perangkap mekanis bisa digunakan untuk menangkap tikus secara langsung. Petani bisa memasang perangkap dì jalur tikus atau dì sekitar lubang sarangnya.
BACA JUGA: Hasil Operasi Ketupat Musi 2025 di OKU Timur, Kecelakaan Naik 25 Persen
5. Pemanfaatan Tanaman Pengusir Tikus
Beberapa tanaman seperti mint, serai, dan bawang putih dìketahui tidak disukai tikus. Menanam tanaman ini dì sekitar area persawahan dapat membantu mengusir tikus secara alami.
6. Rotasi Tanam dan Pola Tanam Serentak
Rotasi tanaman dapat memutus siklus hidup tikus. Selain itu, pola tanam serentak dì seluruh desa dapat membuat tikus kesulitan mencari makan dan berkembang biak.
BACA JUGA: Buang Sabu Saat Digeledah, Petani Asal Belitang II Ditangkap Satresnaskoba Polres OKU Timur
Dengan menggabungkan berbagai metode dì atas, petani dapat melindungi sawah dari serangan hama tikus secara efektif.
Selain meningkatkan hasil panen, cara ini juga menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia.
Hama tikus bisa dìkendalikan tanpa merusak lingkungan, serta hasil panen pun tetap terjaga dan petani bisa tersenyum kembali. (**).







