OKU, IDSUMSEL.COM – Seorang pria paruh baya berinisial S (47), warga Kecamatan Baturaja Barat, nyaris tewas dìamuk massa, Senin malam 21 Juli 2025.
Hal ini setelah aksi indehoinya dì rumah wanita beranak dua dìgerebek warga. Sontak kejadian ini menggegerkan warga RT 2 Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur, OKU.
BACA JUGA: Perketat SOP Pelayanan Kesehatan, Dinkes OKU Timur Keluarkan Edaran
Aksi bejat ini terjadi dì rumah perempuan berinisial L, yang masih memiliki keluarga besar dì kawasan tersebut.
Ironisnya, S dan L tertangkap basah tengah berada dì kamar mandi dan sedang mengenakan celana.
BACA JUGA: Wik-Wik Bocah di Danau Ranau, Juru Parkir Terancam 15 Tahun Penjara
Pemandangan tak senonoh itu langsung memancing emosi warga hingga pelaku dìhajar beramai-ramai.
Modus Bujuk Anak, Ujungnya Skandal
Informasi yang dìhimpun, pria paruh baya berinisial S tersebut dìketahui dua kali bertandang ke rumah L dalam satu hari.
Tak puas datang siang hari, malamnya ia kembali menyambangi rumah tersebut.
BACA JUGA: Razia Hiburan Malam, Lima Tempat Karaoke Digerebek Tim Gabungan
Parahnya, S sempat mencoba membujuk anak-anak L agar keluar rumah dengan cara menyuruh beli rokok dan bermain dì luar dengan iming-iming uang.
Namun kedua anak L menolak. Kecurigaan anak-anak itu membuat salah satu dari mereka melapor ke bibik L yang tinggal tak jauh.
Sang bibik datang, dan menemukan S sudah berada dì dalam rumah. Seketika warga berdatangan.
BACA JUGA: Honorer Damkar OKU Timur Càbùlì Anak Bawah Umur Terancam Diberhentikan
Dan benar saja, saat pintu rumah dìbuka, pelaku dan L kepergok sedang berada dì kamar mandi dalam kondisi mencurigakan.
“Pas dìgerebek, mereka lagi pakai celana dì kamar mandi,” ujar Yuliani, Ketua RT 2, Selasa (22/07/2025).
Hampir Tewas, Pelaku Diikat Warga
Warga yang marah tak bisa lagi menahan emosi. Pelaku sempat dìhajar habis-habisan.
BACA JUGA: Dìtodòng Pìstòl, Siswi Ini Dìcàbùli Pria Mabuk, Begini Kronologinya
Bahkan, pelaku dì ikat agar tidak melarikan diri, sambil menunggu aparat kepolisian datang.
Beruntung nyawanya selamat setelah Bhabinkamtibmas datang dan membawa pelaku ke Polres OKU malam itu juga.
Yuliani membenarkan peristiwa memalukan itu terjadi di wilayahnya. “Sudah dua kali pelaku datang hari itu. Anak-anak L bahkan sempat dìtawari uang biar keluar rumah,” ungkapnya.
BACA JUGA: Wik wik Anak Bawah Umur, Pelaku Nasrul Ditangkap Polsek Madang Suku II, Terancam 15 Tahun Pènjarà
Kejadian ini menjadi pukulan telak bagi masyarakat sekitar, terutama keluarga L yang harus menanggung malu.
Warga berharap pihak kepolisian menindak tegas pelaku dan memberi efek jera agar kejadian serupa tak terulang. (13/gas).







