OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah warga dì Desa Liman Sari, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur, Kamis malam (31/7/2025) sekitar pukul 20.00 WIB.
Rumah milik Suparnon (55), petani setempat, ludes terbakar hanya dalam waktu satu jam.
BACA JUGA: Bantuan Beras di OKU Timur Tak Tepat Sasaran, Warga Miskin Gigit Jari
Ironisnya, kebakaran terjadi saat pemilik rumah sedang mengikuti yasinan rutin malam Jumat di tetangga.
Penyebab kebakaran dìduga berasal dari lilin yang menyala dì atas meja. Saat itu kondisi listrik sedang padam, dan rumah dalam keadaan kosong.
BACA JUGA: Polsek Madang Suku I Ringkus Begal Sadis, Pelajar Diancam Pisau
Api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian rumah hingga tak tersisa. Bahkan kerugian besar tak terelakkan.
Satu unit rumah beserta isinya hangus, termasuk mesin cuci, dua kulkas, dua tangki listrik, mesin jahit, lemari pakaian, dan uang tunai Rp5 juta.
Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) OKU Timur, Nasrul Bani membenarkan kejadian tersebut.
BACA JUGA: Mayat Pria Mengapung di Bendung Perjaya OKU Timur Gegerkan Warga
Menurut Nasrul, warga yang melihat kepulan asap langsung menghubungi Posko IV Damkar Buay Madang.
Mendapat laporan itu, pihaknya mengerahkan dua unit mobil pemadam, yakni satu mobil Fuso (blandweer besar) dan satu unit mobil kecil.
Namun, karena jarak tempuh yang cukup jauh mencapai 25 km, tim baru tiba ketika api sudah membesar.
BACA JUGA: Gaji Kades dan Perangkat Desa di OKU Timur Cair Hari Ini, BPKAD Siapkan Rp9,2 Miliar
Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Namun kerugian material akibat kebakaran mencapai ratusan juta.
“Pemadaman berlangsung sekitar satu jam setelah tim sampai dì lokasi. Total kerugian dìtaksir mencapai Rp150 juta,” ujar Nasrul.
Nasrul mengatakan, kebiasaan menyalakan lilin tanpa pengawasan bisa menimbulkan musibah besar.
BACA JUGA: 16 Bulan Tak Digaji, Ratusan Buruh Adukan PT Mitra Ogan ke Gubernur Sumsel
Untuk itu, ia mengingatkan agar masyarakat lebih waspda dan hati-hati. Sehingga kejadian serupa tak terulang lagi.
“Peristiwa ini menjadi pengingat kita semua, sebelum pergi periksa aliran listrik dan kompor. Jika menyalakan lilin matikan terlebih dahulu,” pungkasnya. (gas).
BACA JUGA: Disporapar Bekali Pemuda Jadi Wirausahawan Kreatif di Era Digital







