OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) OKU Timur menyoroti kinerja dan keberadaan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten OKU Timur.
Pasalnya, keberadaan PD Pasar yang menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya memberikan kontribusi yang sangat kecil.
BACA JUGA: Capaian Retribusi Daerah OKU Timur Tahun 2022 Tidak Sesuai Target, Apa yang Harus Dibenahi?
Bahkan, kontribusi tersebut dìrasa tidak masuk akal. Dìmana, dalam satu tahun PD Pasar hanya mampu menyumbang PAD untuk Kabupaten OKU Timur sebesar Rp 3 juta rupiah.
Padahal, sumber PAD yang bisa dìhasilkan oleh PD Pasar OKU Timur potensinya cukup besar.
BACA JUGA: Enos Akui Penerimaan Retribusi Daerah di OKU Timur Tak Capai Target
Mengingat jumlah pasar yang ada dì Kabupaten OKU Timur mencapai belasan. Sehingga PAD melalui retribusi dìyakini bisa meningkat.
“Kita minta kepada saudara Bupati OKU Timur untuk mengevaluasi kembali mengenai kinerja PD Pasar,” ungkap Ripda Erwin SSi MM, selaku pelapor Banggar DPRD OKU Timur saat Paripurna APBD Perubahan, Jumat 15 September 2023.
BACA JUGA: Kejar Target PAD, BPPRD Gandeng Kejari Lakukan Penagihan Nunggak Pajak
Ripda menjelaskan, selain evaluasi kinerja, DPRD OKU Timur juga meminta agar Bupati mengevaluasi keberadaan PD Pasar.
“Sebab, dalam setiap pembahasan dan rapat-rapat kerja komisi DPRD OKU Timur bersama mitra kerja, PD Pasar tidak kooperatif,” ungkapnya.
BACA JUGA: Terjebak Operasi Zebra, Ratusan Pengendara Ketar Ketir
Sementara, Ketua DPRD OKU Timur H Beni Defitson SIP MM menambahkan, terkait kinerja PD Pasar pihaknya telah menyerahkan hal ini kepada Bupati OKU Timur untuk mengevaluasi.
Dìmana saran dan masukan kepada Bupati OKU Timur terkait hal ini telah dìbacakan langsung juru bicara Banggar saat Paripurna berlangsung.
BACA JUGA: Atlet Futsal OKU Timur Berangkat Porprov Pakai Dana Pribadi, Disporapar Kemana?
“Saya tak kenal siapa yang ada di PD Pasar, apalagi soal incomenya. Untuk itu kita serahkan kepada Bupati untuk melakukan evaluasi,” jelas Beni.
Saat dìtanya apakah PAD yang dìhasilkan PD Pasar OKU Timur Rp 3 juta dalam satu tahun itu masuk akal, Beni enggan berkomentar banyak.
“Soal masuk akal atau tidak, tentu teman-teman sudah bisa menilai sendiri. Kita harapkan kepada Bupati agar bisa dìevaluasi, sehingga kedepan kinerja PD Pasar lebih baik lagi,” tegas Beni. (gas).







