OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru 2025/2026 dì Kabupaten OKU Timur menjadi momen spesial.
Tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi para orang tua, khususnya para ayah. Mereka terlihat antusias mengantar anak-anak mereka ke sekolah.
BACA JUGA: Antar Anak ke Sekolah Naik Motor, Bupati Enos Ajak Ayah Lebih Peduli Pendidikan
Suasana haru dan penuh semangat ini dalam rangka menyukseskan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).
Salah satu yang menarik perhatian adalah kehadiran Bupati OKU Timur, Ir H Lanosin MT MM atau yang akrab dìsapa Enos.
BACA JUGA: MPLS 2025, Disdikbud Intruksikan Sekolah Ciptakan Suasana Ramah Anak dan Edukatif
Ia datang bukan sebagai pejabat, tetapi sebagai seorang ayah, mengantar anaknya yang kini duduk dì kelas VI, SDN 20 Martapura.
Tak mengenakan atribut dinas dan pengawalan, Bupati Enos memilih datang menggunakan sepeda motor pribadi.
Kehadirannya mencerminkan kesederhanaan dan komitmen kuat terhadap proses pendidikan anak.
BACA JUGA: Respon Cepat Herman Deru Perbaiki Irigasi Rusak di OKU Timur
Bupati mengatakan, hari pertama sekolah merupakan momen penting dalam hidup anak, terutama dalam meningkatkan kepercayaan diri.
“Kehadiran orang tua, khususnya ayah, mampu memberi dampak besar pada kepercayaan diri dan semangat belajar mereka,” ujar Enos.
Bupati Enos menegaskan bahwa peran ayah dalam pendidikan tidak boleh terbatas pada penyediaan materi, tetapi juga harus hadir secara emosional dan spiritual.
BACA JUGA: Rumah Tradisional di Palembang, Simpan Sejarah Warisan Budaya
Ia mendorong para ayah dì OKU Timur untuk aktif terlibat dalam setiap tahap tumbuh kembang anak.
Melalui GATI, Bupati Enos berharap semakin banyak orang tua, terutama ayah, yang sadar akan pentingnya keterlibatan dalam pendidikan anak.
Ia percaya, meski kehadiran orang tua merupakan tindakan kecil, namun bisa menciptakan dampak besar dì masa depan.
BACA JUGA: OKU Timur Kembangkan Kamus Digital Bahasa Komering Berbasis Android
“Anak-anak kita adalah investasi bangsa. Mari kita hadir bukan hanya dengan harta, tapi juga dengan hati, waktu, dan teladan,” paparnya.
Dukung GATI Untuk Spiritual Anak
Sementara, Dwi Ratno salah satu orang tua siswa yang turut mengantarkan anaknya dì hari pertama ke sekolah sangat mendukung gerakan GATI.
Menurutnya, program ini sangat berdampak positif terhadap spiritual dan tumbuh kembang anak dalam menempuh pendidikan.
BACA JUGA: Tari Sada Sabay, Simbol Sakral Pernikahan Adat Komering dari OKU Timur
“Dengan kita antar ke sekolah, anak lebih percaya diri. Hal ini tentu menambah semangat mereka belajar,” ungkap Dwi saat mengantar anaknya dì SDN 01 Sukamulya.
Apresiasi Antusisme Orang Tua
Terpisah, Kepala SDN 20 Martapura, Agus Cik, menyampaikan apresiasi atas antusiasme orang tua.
Menurutnya, hampir seluruh ayah hadir mengantar anak dì hari pertama sekolah, sejalan dengan imbauan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur.
BACA JUGA: Angkat Entitas Budaya Lokal, Disdikbud OKU Timur Gelar Pagelaran Seni Antar Pelajar
“Ini pertama kalinya kami melihat antusiasme sebesar ini. Kehadiran Pak Bupati juga menjadi teladan nyata yang sangat menginspirasi,” kata Agus. (gas).







