OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Guna meningkatkan ekonomi dan permudah akses transportasi masyarakat, khususnya dì Desa Rasuan dan Rasuan Darat, Kecamatan Madang Suku 1.
Bupati OKU Timur Ir H Lanosin ST secara langsung meresmikan pembangunan jembatan penghubung dua desa yang terdapat dì Desa Rasuan Darat Kecamatan Madang Suku I, Selasa 29 Agustus 2023.

Peresmian jembatan ini dìtandai dengan doa bersama dan melempar kendi dìtengah badan jembatan, yang dìsaksikan Kepala Dìnas PUTR Ir Aldi Gurlanda bersama beberapa Kepala OPD.
Menurut Bupati, pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Rasuan Darat dengan Desa Rasuan ini untuk memudahkan akses masyarakat.
Selain itu, dìharapkan juga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat, melalui hasil pertanian dan perkebunan.
Sebab kata Bupati, jembatan Rasuan Darat ini dapat memangkas jalur transportasi dalam mengangkut hasil bumi.
Bupati menjelaskan, peresmian insfrastruktur OKU Timur wajib dìlakukan. Hal ini untuk menjawab atensi dari DPRD, agar pembangunan infrastruktur adil dan merata.
“Jadi semua wilayah dì OKU Timur harus tersentuh pembangunan dan ini telah kita lakukan,” jelas Bupati.
Dalam kesempatan itu, Bupati berpesan agar jembatan yang baru dìresmikan ini untuk dìjaga bersama-sama.
Salah satunya caranya, mobil yang melintasi jembatan ini tonasenya tidak boleh melebihi kapasitas jembatan.
“Ini menjadi tugas Kades dan masyarakat untuk mengawasi tonase kendaraan yang melintas. Hal ini agar jembatan dapat bertahan lama untuk kemaslahatan bersama,” ungkapnya.
Sementara, Kepala Dinas PU Tata Ruang OKU Timur, Ir Aldi Gurlanda ST MM menjelaskan, jembatan Rasuan Kecamatan Madang Suku I dìbangun dua tahap.
Dìmana, proses pembangunannya menggunakan anggaran sebesar Rp 1,672 miliar. Anggaran itu berasal dari Bantuan Gubernur (BanGub) tahun 2022 dan tahun 2023.
Kemudian kata Aldi, kontruksi jembatan tersebut menggunakan pipa baja dengan memiliki panjang 20 meter dan lebar 2,8 meter.
“Pengerjaannya dìbangun dalam dua tahap, yaitu BanGub tahun 2022 sebesar Rp 933 juta dan BanGub tahun 2023 sebesar Rp 739 juta,” jelas Aldi. (gas).








