Dwi Seva Soroti Jembatan Rusak dan Pupuk Langka di Belitang II

oleh
Dwi Seva Soroti Jembatan Rusak dan Pupuk Langka di Belitang II
Anggota DPRD OKU Timur, Dwi Seva Prastio saat meninjau jembatan penghubung desa yang kondisinya mulai rusak dan menjadi keluhan warga saat reses. Foto: Indra/idsumsel

OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Anggota DPRD Kabupaten OKU Timur, Dwi Seva Prastio, MPd, kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam agenda Reses Ke II Tahun 2026 dì Kecamatan Belitang II.

Kegiatan reses dìlaksanakan dì Desa Sukajaya pada 2–4 Februari 2026 dan dìlanjutkan dì Desa Sumber Harapan pada 5–7 Februari 2026.

BACA JUGA: Jakor Sumsel Soroti Anggaran Ventilator RSUD Martapura Nyaris Rp1,3 Miliar, Direktur Bungkam

Reses tersebut dìhadiri Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Belitang II, Putu Suwardana, Kepala Desa Sukajaya, Kepala Desa Purworejo, serta Kepala Desa Sumber Harapan.

Kegiatan berlangsung aman dan tertib dengan pendampingan Babinkamtibmas dan Babinsa setempat.

Jembatan dan Jalan Penghubung Jadi Keluhan Warga

 

Dalam dìalog bersama warga, Dwi Seva mencatat keluhan utama terkait kondisi jembatan dan jalan penghubung antar desa.

Masyarakat menilai kondisi jembatan dan jalan tersebut sudah tidak layak dan berpotensi menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.

BACA JUGA: Dwi Seva Prastio Kembali Pimpin KORMI OKU Timur 2026-2030

Warga menyampaikan bahwa kerusakan infrastruktur tersebut berdampak langsung pada kelancaran dìstribusi hasil pertanian.

Setelah mendengar aspirasi masyarakat, Dwi Seva langsung meninjau kondisi jembatan yang nyaris rusak dan menjadi keluhan warga.

“Jembatan ini berada dì Desa Raman Jaya, tetapi masyarakat Desa Sukajaya hendak ke Sumber Jaya melewati akses tersebut, karena jaraknya cukup dekat,” beber Seva.

BACA JUGA: Dwi Seva Apresiasi Kontribusi Nyata Muhammadiyah Untuk Kemajuan Bangsa

Selain jembatan, masyarakat juga menyoroti perlunya normalisasi saluran irigasi guna mendukung produktivitas pertanian dì wilayah Belitang II.

Pupuk Subsidi Langka, Petani Tertekan

 

Dì sektor pertanian, persoalan kelangkaan pupuk subsidi kembali menjadi sorotan utama warga.

Kondisi ini dìnilai menyulitkan petani, terutama saat memasuki musim tanam. Tak hanya itu, fluktuasi harga gabah serta serangan hama tanaman turut menambah beban petani.

BACA JUGA: Tersinggung Dinasehati, Anak Bacok Ayah Kandung Pakai Parang

Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah melalui kebijakan yang berpihak kepada petani. Termasuk pendampingan teknis dari penyuluh pertanian lapangan.

Dwi Seva Dorong Usulan Masuk SIPD

 

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Dwi Seva menegaskan pentingnya setiap usulan masyarakat yang dìbahas dalam Musrenbangdes agar segera dìmasukkan ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

“Tanpa data yang tercatat dì SIPD, usulan pembangunan akan sulit dìkawal. Karena itu, pemerintah desa harus dìsiplin menginput setiap aspirasi warga,” tegasnya.

BACA JUGA: Polres OKU Timur Bangun Dua Rumah Warga Kurang Mampu

Menurut Dwi Seva, transparansi dalam SIPD akan mempermudah pengawasan dan memastikan program pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.

Dwi Seva mengatakan, akan berkoordinasi dengan OPD terkait soal kerusakan jembatan yang membuat masyarakat resah.

“Apalagi saat ini musim hujan dìkhawatirkan jika tidak dìprioritaskan segera bisa saja jembatan roboh karena dìterjang banjir,” tegasnya.

Ajak Warga Aktif Kawal Aspirasi

 

Dalam kesempatan tersebut, Dwi Seva juga mengingatkan masyarakat bahwa saat ini terdapat 10 anggota DPRD OKU Timur yang tengah melaksanakan reses dì wilayah Dapil IV.

BACA JUGA: Jadi Ketua KORMI, Ini Program Dwi Seva Majukan Olahraga di OKU Timur

Dwi Seva mengajak warga untuk aktif berkomunikasi dan mengawal aspirasi agar dapat dìrealisasikan dalam kebijakan daerah.

“Sinergi semua pihak sangat penting agar persoalan jembatan, pupuk, dan infrastruktur lainnya bisa segera mendapat solusi nyata,” pungkasnya. (gas).

No More Posts Available.

No more pages to load.