Era Enos-Yudha, Kualitas Pendidikan di Kabupaten OKU Timur Maju Pesat

oleh
Bupati OKU Timur Ir H Lanosin ST bersama Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi dr Hj Sheila Noberta disambut antusias para pelajar

IDSUMSEL.COM – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2023 di Kabupaten OKU Timur patut dìaparesiasi.

Bupati OKU Timur saat menyapa para guru saat upacara Hardiknas

Pasalnya, dì era kepemimpinan Bupati OKU Timur Ir H Lanosin ST dan Wabup HM Adi Nugraha Purna Yudha SH, kualitas pendidikan dì Bumi Sebiduk Sehaluan maju pesat.

Bahkan, Kabupaten OKU Timur pertama dì Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menerapkan sistem pembelajaran digitalisasi melalui interaktif flat fanel dì sekolah negeri.

Wabup OKU Timur menyalami guru-guru dan kepala sekolah usai pelaksanaan upcara Hardiknas

Bupati OKU Timur Ir H Lanosin ST menjelaskan, pencapaian kinerja dunia pendidikan dì Kabupaten OKU Timur menunjukan kemajuan yang sangat baik.

Bupati OKU Timur memberikan sambutan dan arahan saat upacara Hardiknas 2023

Dìmana, hasil penilaian tahun 2022 lalu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) OKU Timur mencapai skor 7,5. Hal ini tentu menunjukan hasil yang cukup baik.

Selain itu, infrastruktur sekolah dan SDM tenaga pendidik dì Kabupaten OKU Timur juga terus berkembang. Bahkan saat ini ada 56 sekolah telah menjadi sekolah penggerak.

Bupati OKU Timur didampingi Wabup, Kadisdikbud dan Kabid Dikdas saat menjelaskan kondisi pendidikan OKU Timur saat ini

“Salah satu sekolah negeri kita juga pertama dì Sumsel yang saat ini menerapkan sistem pembelajaran dìgitalisasi dengan menggunakan interaktif flat panel,” ungkap Lanosin usai upacara Hardiknas, Selasa 2 Mei 2023.

Upacara peringatan Hardiknas di Kabupaten OKU Timur berlangsung Khidmat

Bupati menargetkan, kedepan pelayanan dan kualitas pendidikan dì Kabupaten OKU Timur terus dìtingkatkan dari berbagai sektor.

Sebab dunia pendidikan salah satu fokus utama Pemkab OKU Timur dalam mendidik generasi penerus bangsa.

Bupati OKU Timur bersama Wabup dan Sekdin Disdikbud saat menerima penghargaan UKBI terbanyak se-Indonesia

Sehingga menjadi insan yang berakhlak, berkarakter dan berprestasi sesuai dengan visi misi OKU Timur Maju Lebih Mulia.

Bupati juga meginginkan agar prestasi inovasi yang telah dìraih Dìsdikbud OKU Timur selama ini dapat dìpertahankan.

Dìsdikbud OKU Timur saat melaksanakan lokakarya Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) tahun 2022

“Kualitas pendidikan ini wajib terus kita tingkatkan. Sebab hal ini sudah tertuang dalam RPJMD dan visi misi selama masa jabatan,” bebernya.

Bunda literasi OKU Timur dr Hj Sheila Noberta saat menggalakan minat baca dan literasi digital ke sekolah-sekolah

Sementara, Kadisdikbud OKU Timur Wakimin SPd MM dìdampingi Kabid Dikdas Edi Subandi SE MM menjelaskan, selama dua tahun terakhir ada beberapa program yang telah dìcapai guna meningkatkan kualitas pendidikan.

Dìmana, implementasi Kurikulum Merdeka telah berubah 100 persen mandiri. Kemudian 56 sekolah dì OKU Timur (PAUD, SD dan SMP) telah menjadi sekolah penggerak.

Proses pembelajaran dìgitalisasi pertama dì Sumsel melalui interaktif flat fanel dì SMPN 1 Martapura

Selain iru, dìgitalisasi pendidikan SD/SMP pertama kali terlaksana dì Sumsel untuk sekolah negeri, melalui media pembelajaran menggunakan interaktif flat panel.

“Tahun ini juga ada kabar baik, Dìsdikbud akan lakukan pendirian sekolah baru yakni SMPN 2 dì Kecamatan Belitang II,” papar Wakimin.

Bupati saat meninjau lokakarya hasil kreatifitas sekolah penggerak dì Kabupaten OKU Timur

Selain itu sambung Wakimin, tiga sekolah filial dì Kabupaten OKU Timur dalam waktu dekat akan beralih status menjadi sekolah negeri.

Yakni sekolah filial SD Meluai menjadi SDN 2 Meluai. Kemudian sekolah filial SD Vila Masin menjadi SDN 3 Jayapura. Serta sekolah filial SMP Bukit Batu menjadi SMPN 3 Jayapura.

Dìsdikbud OKU Timur saat melaksanakan sosialisasi platform merdeka mengajar terhadap guru dan kepala sekolah

Dalam kesempatan yang sama, Wakimin mengungkapkan bahwa Dìsdikbud OKU Timur meraih penghargaan UKBI.

Dìmana pesertanya terbanyak se-Indonesia yakni mencapai 12.500 peserta (395 SD dan 92 SMP).

Berbagai kegiatan Dìsdikbud OKU Timur dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dì Kabupaten OKU Timur

Mengenai Revilisasi bahasa daerah kata Wakimin, saat ini mata pelajaran muatan lokal bahasa Komering telah berjalan dì sekolah-sekolah.

“Kedepan kita terus berupaya dalam memajukan pendidikan dì Kabupaten OKU Timur yang kita cintai ini. Semoga semua pihak dapat terus mendukung kemajuan tersebut,” pungkasnya. (adv/gas).

No More Posts Available.

No more pages to load.