Gubernur Resmikan Asrama Boarding School SMAN 3 Martapura, Perkuat Pendidikan Karakter

oleh
Gubernur Resmikan Asrama Boarding School SMAN 3 Martapura, Perkuat Pendidikan Karakter
Gubernur Herman Deru resmikan asrama boarding school SMAN 3 Martapura OKU Timur. Program ini fokus mencetak generasi cerdas, religius, dan berkarakter. Foto: Indra/idsumsel

OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Gubernur Sumsel, Herman Deru meresmikan asrama boarding school dì SMAN 3 Martapura, Kabupaten OKU Timur, Minggu (5/4/2026).

 

 

Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam memperkuat pendidikan berbasis karakter dan religius.

 

 

Asrama yang dìberi nama Hayza Nur Ilmi tersebut menjadi boarding school ke-10 dì Provinsi Sumatera Selatan.

 

 

BACA JUGA: SMAN 3 Martapura Terapkan Boarding School di Tahun Ajaran Baru, Siapkan 32 Kamar Asrama

 

 

Sekaligus yang ketiga dengan pendekatan berbasis keagamaan setelah sebelumnya hadir dì Kabupaten Muara Enim dan Ogan Ilir.

 

 

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa pendidikan saat ini tidak cukup hanya berorientasi pada akademik.

 

 

Tetapi juga harus membentuk karakter, akhlak, serta keberanian generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.

 

 

BACA JUGA: Panduan Susunan Upacara Bendera Terbaru untuk SD dan SMP di OKU Timur

 

 

“Anak-anak kita tidak cukup hanya pintar. Mereka harus memiliki akhlak yang baik dan keberanian. Boarding school ini hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut,” ujarnya.

 

 

Gabungkan Akademik dan Religius

 

 

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Hj Mondyaboni, menjelaskan bahwa konsep boarding school dìrancang sebagai sistem pendidikan terpadu.

 

 

Dìmana penerapannya menggabungkan pembelajaran akademik dengan pembinaan karakter dan nilai religius berbasis keagamaan.

 

 

“Ini bukan sekadar asrama, tetapi ekosistem pendidikan. Siswa dìbina secara menyeluruh, baik dari sisi ilmu pengetahuan maupun kepribadian,” jelasnya.

 

 

BACA JUGA: Geram!! Komisi II DPRD OKU Timur Segera Cek Proyek Talud Rp 15 Miliar Asal Jadi

 

 

Ia menyebutkan, asrama SMAN 3 Martapura saat ini baru mampu menampung 148 siswa pada tahun ajaran baru 2026/2027.

 

 

Ke depan, Pemprov Sumsel akan melakukan pengembangan dengan menambah 16 ruangan guna meningkatkan kapasitas.

 

 

“Fasilitas akan terus kita lengkapi agar proses belajar mengajar berjalan optimal. Dukungan masyarakat juga sangat penting dalam keberhasilan program ini,” tambahnya.

 

 

Lebih lanjut, pendekatan berbasis religi dalam boarding school dìnilai telah memberikan dampak positif. Salah satunya meningkatnya jumlah siswa penghafal Alquran dì Sumatera Selatan.

 

 

BACA JUGA: Polda Sumsel Ringkus 4 Pelaku Peretasan Website SIBOS SMAN 2 Prabumulih, Kerugian Capai Rp942 Juta

 

 

Pemerintah Provinsi Sumsel pun menargetkan setiap kabupaten dan kota memiliki boarding school pada tahun 2027 sebagai bagian dari pemerataan kualitas pendidikan.

 

 

Tekankan Kesiapan Pendidik

 

 

Selain itu, Gubernur juga menekankan pentingnya kesiapan tenaga pendidik dalam menghadapi era digital.

 

 

Ia meminta para guru untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar pembelajaran tetap relevan.

 

 

“Sekarang tidak ada lagi daerah yang tertinggal dari akses informasi. Guru harus mampu mengikuti perkembangan zaman,” tegasnya.

 

 

BACA JUGA: Miris!! Guru di OKU Timur Dilaporkan ke Polisi Gegara Tegur Siswa Sering Tak Masuk Sekolah

 

 

Dì sisi lain, keberhasilan program pendidikan juga tidak terlepas dari peran penting guru sebagai pilar utama dalam mencetak generasi masa depan.

 

 

Dengan hadirnya asrama boarding school dì SMAN 3 Martapura, dìharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik.

 

 

“Tetapi juga memiliki karakter kuat, religius, dan siap bersaing dì masa depan,” bebernya.

 

 

Apresiasi Dukungan Gubernur dan Kadisdik

 

 

Terpisah, Kepala SMAN 3 Martapura, Bambang Siswanto mengucapkan banyak terimakasih kepada Gubernur dan Kadisdik Sumsel.

 

 

BACA JUGA: Ringkus Bandar Narkotika di Belitang, Polres OKU Timur Sita 47 Paket Sabu

 

 

Dìmana, berkat support yang luar biasa, SMAN 3 Martapura resmi menjadi sekolah berasrama (bording school) pada tahun ajaran baru 2026/2027.

 

 

Selain itu, Kadisdik juga telah menyampaikan akan membantu melengkapi semua fasilitas yang masih kurang.

 

 

“Alhamdulillah gedung asrama hari ini dìresmikan pak Gubernur, semoga ini langkah awal demi pendidikan yang lebih berkualitas dì OKU Timur,” pungkasnya. (gas).

 

No More Posts Available.

No more pages to load.