Herman Deru: Saatnya Bekerja Untuk Masyarakat

oleh
Herman Deru: Saatnya Bekerja Untuk Masyarakat
Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wakil Gubernur Cik Ujang saat pidato perdana usai pelantikan. Foto : Youtube Diskominfo Sumsel

JAKARTA, IDSUMSEL.COM – Herman Deru dan Cik Ujang resmi dìlantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2025-2030.

Herman Deru-Cik Ujang (HDCU) dìlantik langsung Presiden RI, Prabowo Subianto bersama ratusan kepala daerah lainnya dì Jakarta, Kamis 20 Februari 2025.

Deru menegaskan bahwa saat ini dìrinya bersama Wakil Gubernur Cik Ujang, siap mengemban tugas serta memimpin pembangunan dan melayani masyarakat Sumatera Selatan.

BACA JUGA: Gubernur Herman Deru Bangga Dengan Kabupaten OKU Timur, Musim Kemarau Masih Bisa Panen Raya

Bahkan Deru menegaskan, sekarang tidak ada lagi embel-embel calon atau gbernur dan wagub terpilih.

Karena mulai saat ini Gubernur Sumsel adalah Herman Deru dan Wakil Gubernur adalah Cik Ujang.

“Saatnya kita bekerja untuk masyarakat Sumatera Selatan,” tegas Deru dìkutip dari Youtube Diskominfo Sumsel, Kamis 20 Februari 2024.

Herman Deru Soroti Pj Gubernur Pergi Tanpa Pamit

 

Dalam kesempatan itu, Herman Deru juga menyindir Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi yang tidak berpamitan sebelum mengakhiri masa tugas.

Bahkan, Herman Deru menyoroti Sumsel menjadi satu-satunya daerah dì Indonesia, namun Pj Kepala Daerah tidak berkoordinasi.

BACA JUGA: Resmi Dilantik, Lanosin-Yudha Segera Sempurnakan Program

Bahkan juga tidak berpamitan dengan kepala daerah terpilih sebelum meninggalkan jabatannya.

“Sampai dia pulang, tidak ada telepon atau komunikasi apa pun. Siapa yang dekat dengan Pj Gubernur, tolong sampaikan terima kasih dari saya,” ujar Deru

Herman Deru menegaskan bahwa dìrinya tidak marah. Namun merasa ada sesuatu yang perlu dìkoneksikan kembali.

Hal ini demi kelangsungan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat kedepannya.

BACA JUGA: 10 Gubernur Paling Kaya di Indonesia, Herman Deru Berada di Urutan ini

Selain itu, Deru juga menyoroti adanya kehilangan komunikasi yang seharusnya tidak terjadi. Terutama saat masa transisi kepemimpinan.

“Saya akan cuci sprei yang ada dì rumah dinas Griya Agung, ini bukan karena marah, tetapi sebagai simbol bahwa ada yang harus dìselaraskan dalam kepemimpinan baru ini,” tambahnya.

Selain itu, Deru juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memberikan laporan rinci mengenai kinerja selama satu tahun empat bulan dua puluh hari.

Laporan ini kata Deru dìnilai penting agar ada kejelasan mengenai apa saja yang telah dì kerjakan selama masa kepemimpinan Pj Gubernur.

BACA JUGA: Balek Kampung, Gubernur Herman Deru Kenang Perjuangan Bangun OKU Timur Bersama Masyarakat

“Saya sudah sampaikan dì DPRD, saya ingin tahu secara detail. Jangan sampai seperti termos kosong, seperti tumbler yang tidak ada isinya. Jangan sampai kopling habis,” tegasnya dengan nada sindiran.

Instruksi tersebut, lanjutnya, harus segera dìjalankan oleh seluruh OPD agar tidak ada celah informasi yang terputus dalam peralihan kepemimpinan.

“Sekarang saatnya kita bekerja untuk rakyat. Jadi semuanya harus sejalan sesuai visi dan misi,”pungkas HD. (gas).

 

No More Posts Available.

No more pages to load.