OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Jalan kabupaten yang berada dì Desa Banding Agung, Kecamatan Madang Suku III, OKU Timur kondisinya rusak parah.
Mirisnya lagi, jalan tersebut juga dìketahui belum pernah tersentuh pembangunan dari Pemkab OKU Timur selama puluhan tahun.
Kondisi jalan yang berlumpur dan dìgenangi air sangat menyulitkan pengendara saat melintas jalan tersebut.
Tak jarang, pengendara mobil juga sering terjebak dì lubang yang dalam. Apalagi saat musim hujan seperti sekarang.
Kondisi jalan dì Desa Banding Agung ini juga sempat viral dì media sosial pada 2022 lalu.
Bahkan, karena viral Bupati OKU Timur Lanosin bersama Dinas PU TR sempat meninjau kelokasi.
Selain itu, Bupati OKU Timur juga berjanji akan segera memperbaiki jalan tersebut. Namun sampai saat ini realisasi perbaikan belum terlihat.
Sapran salah satu sopir truk mengaku kesulitan saat melintas dì jalan tersebut. Terlebih jika musim hujan seperti saat ini.
Selain berlumpur, kondisi jalan juga licin dan banyak genangan air bak kubangan. “Apa boleh buat, karena jalan ini termasuk akses satu-satunya,” ungkap Sapran.
Menurutnya, kerusakan jalan tersebut sudah cukup lama. Namun selama itupula belum ada perbaikan secara permanen dari Pemerintah.
“Tahun lalu pak Bupati Enos sudah pernah meninjau jalan ini dan berjanji akan dìbangun. Tapi sampai saat ini belum ada realisasinya,” ucapnya.
Sapran menjelaskan, jika hanya dì perbaiki dengan menimbun tanah, tentu tidak akan bertahan lama.
Bahkan, jika terkena hujan jalan akan kembali rusak dan berlumpur seperti kubangan kerbau.
“Harapan kita selaku masyarakat khususnya sopir agar pemerintah segera memperbaiki. Karena ini akses untuk mengangkut hasil bumi,” bebernya.
Sementara, Sumantri warga lainnya juga mengeluhkan hal yang sama. Dìmana akses jalan kabupaten dì Desa Banding Agung mengalami rusak yang cukup parah.
Bahkan, kondisi ini sudah bertahun-tahun. Namun belum ada tindakan apa-apa dari Pemkab OKU Timur.
“Kita hanya berharap kesadaran pemerintah, kapan mau dìbangun kita tidak tahu. Sebagai warga sekitar kita hanya bisa melakukan perbaikan alakadar saja, sesuai kemampuan. Seperti menimbun, meskipun tidak bertahan lama,” ungkapnya. (wie/gas).







