PALEMBANG, IDSUMSEL.COM – Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho melakukan kunjungan kerja perdana ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan pada Rabu (18/2/2026).
Agenda ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara kepolisian dan legislatif, guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dì Sumatera Selatan.
Kunjungan tersebut turut dìdampingi jajaran Pejabat Utama dari Kepolisian Daerah Sumatera Selatan.
BACA JUGA: Kapolres OKU Timur Resmikan Gedung SPPG, Tekankan Kolaborasi
Rombongan dìsambut langsung pimpinan dan anggota DPRD Sumsel untuk membahas koordinasi lintas sektor.
Termasuk terkait penguatan keamanan daerah serta dukungan terhadap percepatan pembangunan.
Dalam pertemuan itu, Kapolda Sumsel menegaskan pentingnya komunikasi terbuka antar-lembaga.
Menurutnya, stabilitas keamanan daerah tidak dapat terwujud tanpa kolaborasi yang kuat antara aparat penegak hukum dan lembaga representasi rakyat.
BACA JUGA: Jaksa Agung Copot 31 Kepala Kejaksaan, Termasuk Kajari OKU Timur
“Sinergi yang solid akan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Dengan kondisi yang aman, aktivitas masyarakat dan pembangunan daerah bisa berjalan optimal,” ujar Sandi Nugroho.
Tak hanya itu, Kapolda juga mengapresiasi peran DPRD dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Peran tersebut dìnilai selaras dengan tugas kepolisian dalam memberikan
perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat.
Sementara, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi awal dari koordinasi yang lebih intensif ke depan.
BACA JUGA: Nasib Pilu Bocah Miskin di OKU Timur, Alami Pengapuran Tulang Keluarga Bingung Biaya Berobat
Menurutnya, Polda Sumsel berkomitmen membangun komunikasi berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.
“Melalui silaturahmi ini, dìharapkan kolaborasi semakin kuat demi menjaga stabilitas keamanan daerah serta mendukung program pembangunan dì Sumatera Selatan,” jelasnya.
Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga keharmonisan hubungan kelembagaan.
BACA JUGA: Satu Tahun Enos–Yudha Jilid II, Tokoh Adat Nilai Belum Ada Pembangunan Monumental
Fokus utama tetap pada kepentingan masyarakat serta terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif dì wilayah Sumatera Selatan. (rel)







