OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Jumlah kasus kekerasan, pelècehan dan kejahatan terhadap anak dìbawah umur dì Kabupaten OKU Timur tercatat cukup banyak dan tertinggi dì Sumsel.
Hal ini dìungkapkan Kapolres OKU Timur AKBP Dwi Agung Setyono SIK MH, melalui Kasat Reskrim AKP Hamsal SH MH, Jumat 14 April 2023.
Meski tidak dìjelaskan secara rinci. Namun AKP Hamsal menyebut, sepanjang 2022 jumlah kasus kekerasan anak dìbawah umur yang terjadi dì Kabupaten OKU Timur menduduki peringkat 3 (tiga) dì Sumsel.
“Sepanjang 2022 tercatat cukup banyak. Dan OKU Timur termasuk paling besar dì OKU Raya, dìbawah Polretabes Palembang dan Lubuk Linggau,” ungkap AKP Hamsal.
Selain kekerasan dan pelècèhàn seksual, pelaku kejahatan anak dìbawah umur dì Kabupaten OKU Timur juga cukup banyak.
Terbukti, dari Januari hingga April 2023, sudah 10 perkara lebih yang masuk dan dìtangani Satreskrim Polres OKU Timur.
Bahkan yang terbaru, anak dìbawah umur juga terlibat prostitusi online dì Kabupaten OKU Timur. Terlebih Oknum mucìkarìnya juga masih dìbawah umur.
“Salah satu penyebabnya, mungkin karena kurangnya pengawasan orang tua dan pergaulan,” ungkapnya.
Posisi ini kata Kasat, tentu harus menjadi perhatian bersama, termasuk masyarakat dan Pemkab OKU Timur.
Sehingga kedepan, ada langkah-langkah taktis untuk menekan angka kekerasan dan pelecehan seksual anak dì bawah umur ini.
Dalam kesempatan itu, Kasat juga menghimbau agar para orang tua dan masyarakat dì Kabupaten OKU Timur untuk lebih mengawasi pergaulan anak.
Serta tetap memantau dengan siapa anak bergaul. Sehingga, anak-anak tersebut tidak terpengaruh dengan perbuatan menyimpang dan melanggar hukum. (gas).







