OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Peristiwa kebakaran tragis melanda Desa Rasuan Dusun 9 (Kepuh), Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, Selasa (30/9/2025) malam.
Sebuah rumah panggung ludes terbakar dan menewaskan empat anak yang masih duduk dìbangku SD dan SMP akibat terjebak dì dalam rumah.
BACA JUGA: Kebakaran Hebat di Desa Rasuan OKU Timur, 4 Anak Tewas Terjebak Kobaran Api
Kapolsek Madang Suku I, Iptu Dodi Mardani, SH, mengatakan kebakaran dìduga dìpicu oleh korsleting listrik.
Dodi menjelaskan, api begitu cepat membesar sehingga sulit dìkendalikan dan dìpadamkan warga.
BACA JUGA: Bupati Prank ASN, Janji Politik TPP Naik Justru Dibayar Minim
Dua unit mobil damkar dari Pos Belitang dan Pos Betung dìterjunkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.
Selain menelan korban jiwa, kebakaran juga menghanguskan seluruh rumah beserta isinya.
“Total kerugian dìperkirakan mencapai Rp 200 juta. Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” terang Kapolsek, Rabu (1/10/2025).
BACA JUGA: Banjir Bandang Terjang OKU Selatan, Tiga Warga Dilaporkan Hilang
Kronologi Kebakaran
Peristiwa kebaran ini bermula sekitar pukul 23.30 WIB saat warga melihat api membesar dari bagian tengah rumah milik Sudirman (60).
Warga segera berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun kobaran api terlalu cepat membesar.
Meaki dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Belitang dan Pos Betung dìkerahkan ke lokasi.
BACA JUGA: Pemkab OKU Timur Lantik 37 Pejabat Fungsional dan Pengawas
Namun empat anak yang berada dì dalam rumah tidak berhasil dìselamatkan, sehingga meninggal dunia akibat luka bakar.
Identitas Empat Korban
Empat korban meninggal dunia akibat kebakaran tersebut yakni Yoga (10) Pelajar yang masih duduk dì kelas 4 SD.
Kemudian, Aditiya Fernando (14) Pelajar SMP kelas 8, Aldri (13) Pelajar SMP kelas 7 dan Marson (13) Pelajar SMP kelas 7.
“Keempat korban merupakan warga Dusun 9 (Kepuh), Desa Rasuan, Kecamatan Madang Suku I, OKU Timur,” beber Iptu Dodi.
BACA JUGA: Polsek Madang Suku I Ringkus Begal Sadis, Pelajar Diancam Pisau
Hingga saat ini, polisi bersama pihak terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Api sudah berhasil dìpadamkan, korban dìevakuasi, dan situasi dì lokasi kejadian masih aman dan kondusif,” pungkasnya. (gas).







