OKU, IDSUMSEL.COM – Kecèlakàn maut antara mobil travel Baturaja tujuan Palembang dengan mobil dum truck sontak menghebohkan media sosial.
Kecelakaan màut tersebut terjadi dì ruas jalan Desa Kurup, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU, Minggu (26/3/2023) sekitar pukul 11.00 WIB.
Informasi yang berhasil dìhimpun, mobil travel putih BG 1609 ZF membawa 10 penumpang dari baturaja.
Sesampainya dì TKP ruas jalan Desa Kurup, Kecamatan Lubuk Batang. Travel tersebut bertabrakan dengan truk colt dìesel BG 4284 yang dìkemudikan Radiansyah.
Akibat kecelakaan itu, beberapa penumpang mengalami luka serius dan berlùmùràn dà4ràh. Bahkan, ada yang mengalami pècàh kèpàlà dan masih tersangkut dìdalam mobil.
Tampak, mobil travel tersebut mengalami ringsek berat dìbagian depan dan samping sebelah kanan. Selain itu, bagian kaca depan, samping dan belakang mobil juga hancur berkeping-keping.
Kapolres OKU AKBP Arif Harsono SIK MH melalui Kasat Lantas, AKP Dwi Karti Astuti membenarkan kecelakaan tersebut.
Kasat Lantas menjelaskan, mobil travel tersebut dìketahui membawa 10 penumpang. Tiga dìantaranya meninggal dunia dan tujuh orang mengalami luka-luka.
“Ya, benar. Barusan kami dari lokasi TKP. Sekarang sedang dì RSU,” ujar AKP Dwi Karti Astuti.
Meski tidak merinci identitas data korban. Namun, Kasat Lantas memastikan bahwa mobil travel tersebut dari Baturaja menuju Palembang.
“Penumpang 10 ada orang. Yang meninggal dunia tiga, tujuh lainnya luka-luka saat ini dalam perawatan dì RSUD,” bebernya.
Dìberitakan sebelumnya, kecelakaan màut kembali terjadì dì Kabupaten OKU, tepatnya ruas jalan Desa Kurup, Kecamatan Lubuk Batang, Minggu (26/3/2023).
Kecelakaan ini melibatkan sebuah mobil travel L300 warna putih Nopol BG 1609 ZF, yang dìduga mengangkut rombongan mahasiswi dengan mobil dum truk warna merah kuning.
Terlihat dari foto-foto yang beredar dì grup WhatsApp, mobil travel tersebut mengalami ringsek berat pada bagian atas dan samping kanan.
Tak hanya itu, nampak pula terlihat kepalà seorang penumpang tèrkulai keluar dari jèndela dengan kondisi luka ròbèk dan dàràh mèngùcur.
Kemudian, terdapat beberapa jasad penumpang perempuan lainnya yang dìduga sudah tidak bèrnyàwa.
Dari data yang dìshare oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres OKU, Aipda Andi Hendrianto. Travel tersebut bertabrakan dengan mobil dump truk warna merah kuning.
“Travel jeme (orang) Gunung Liwat mau ke Palembang,” kata Aipda Andi dalam percakapan WhatsApp.
Saat ini, kata Andi, pihaknya masih dì Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengidentifikasi, serta mengevakuasi korban berikut kendaraan yang terlibat laka lantas.
“Nanti kalau semuanya sudah terdata, akan kita teruskan ya. Berapa jumlah korbannya,” ujarnya dìkonfirmasi salah satu wartawan media online. (**)







