Karena merdeka belajar itu sangat punya pengaruh besar terhadap guru dan anak didik untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.
Sebab, adanya kurikulum merdeka ini guru dan pelajar bisa bebas mengekspresikan diri dan kemampuannya tanpa ada hambatan.
Terbukti, hari ini banyak anak didik kita mendapatkan penghargaan karena prestasinya.
“Merdeka belajar ini kita nilai sangat mengasyikan, karena murid-murid tidak segan kesekolah. Sebab bagi mereka guru adalah teman saat mereka belajar,” tegasnya.
Sementara, Kadisdikbud OKU Timur Wakimin SPd MM melalui Sekdin Ir H Dodi Purnama ST MM menambahkan, pelaksanaan upacara Hardiknas tahun ini memang berbeda.
Sebab, berdasarkan juklak juknis upacara memang mengintruksikan peserta upacara memakai pakaian adat tradisional.
“Alhamdulillah, semua peserta upacara dan tamu undangan dengan suka cita hari ini mengenakan pakaian adat. Ini sangat luar biasanya,” ungkap Dodi.
Yang paling membanggakan, bertepatan Hardiknas ini Bupati OKU Timur Ir H Lanosin ST akan menerima penghargaan dari Pemerintah melalui Mendikbudristek Republik Indonesia.
Hal ini tentu menjadi kado istimewa bagi masyarakat dì Bumi Sebiduk Sehaluan. Sebab Bupati mendapatkan penghargaan karena sukses memelihara, serta merevitalisasi bahasa daerah Komering.
Dìmana, revitalisasi bahasa daerah ini terintegrasi dengan pembelajaran dì sekolah-sekolah, melalui mata pelajaran muatan lokal bahasa komering.
“Pak Bupati hari ini menerima penghargaan dari Mendikbudristek bersama 19 kepala daerah se-Indonesia. Ini merupakan kebanggaan kita bersama,” pungkasnya. (gas).