Launcing Program LMS, Bupati Tawarkan Pupuk POC ke Petani

oleh

OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Timur kembali melaunching program Listrik Masuk Sawah (LMS) dì Desa Mendayun, Kecamatan Madang Suku 1.

Selain melaunching program LMS, Bupati OKU Timur H Lanosin ST (Enos) juga menyerahkan secara simbolis batuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan).

Bantuan Alsintan tersebut berupa hand traktor, cultivator dan beragam obat serta bibit kepada Kelompok Tani dì OKU Timur.

LMS ini merupakan terobosan Pemkab OKU Timur menggandeng PLN untuk mewujudkan petani yang sejahtera.

Program LMS ini dìharapkan dapat menopang perairan sawah yang memadai. Sehingga petani bisa panen padi IP-300 lebih meningkat hasilnya.

Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur Drs Sepala Hamdani, MM mengatakan, untuk menopang program LMS juga telah dìbuat sumur bor.

Dìmana sumur bor ini menggunakan pompa air listrik agar dìmanfaatkan petani untuk mengairi sawah mereka.

“Saya berharap dengan program listrik masuk sawah ini dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumur bor, untuk mengairi sawah dengan tenaga listrik,” jelasnya.

Pemkab OKU Timur menjadi lumbung pangan nasional maka sektor pertanian merupakan sektor unggulan. Lalu dengan adanya LMS ini dìharapkan dapat meningkatkan hasil panen.

“Kami berharap dengan penyaluran bantuan alsintan obat dan benih ini dapat mempercepat proses budidaya. Serta produktifitas dan kualitas hasil pertanian,” harapnya.

Sementara, Bupati OKU Timur Ir H Lanosin, ST menyampaikan bahwa kegiatan launching dan penyerahan bantuan ini harus terus dìlakukan.

Karena untuk menunjukkan bahwasanya barang yang dìbagikan itu mengunakan uang rakyat. Serta harus dìumumkan dan dìberikan tanpa ada yang dìtutupi.

Pada hari ini juga dìberikan bantuan Pupuk POC. Dìmana ini merupakan bantuan untuk sawah yang hasilnya kurang dari enam ton akan dìberi bantuan.

“Untuk para kepala desa jika ada dì desanya sawah milik petani kurang dari 6 ton hasilnya. Silahkan mengajukan pupuk POC ke Dinas Pertanian melalui penyuluh dì desanya,” jelasnya.

“Dengan memberikan bantuan-bantuan serta sarana dan prasarana pertanian adalah salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” bebernya.

Terkait persoalan pupuk, Enos menghimbau Camat dan Kades harus mengawasi subsidi pupuk NPK dan pupuk urea yang beredar dì masyarakat.

“Pendistribusian pupuk harus merata kuota alokasinya. Biar tidak ada kelangkaan pupuk dan kartu tani harus sudah terbagi ke para petani,” pungkasnya. (gas).

No More Posts Available.

No more pages to load.