IDSUMSEL.COM – Masyarakat di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tidak melepas kebiasaan mengkonsumsi ikan.
Selain kandungan vitamin dì dalamnya, stok ikan dì provinsi ini sangat melimpah.
Hampir semua Kabupaten/ Kota dì provinsi ini menghasilkan ikan segar. Namun jumlah produksinya bervariasi. Karena selain dari budidaya juga ketersediaan ikan dì alam itu sendiri.
Ikan dì provinsi ini, selain dìjadikan lauk pauk saat makan, juga kerap dìjadikan campuran kuliner. Salah satunya pempek.
Pempek khas Palembang tidak bisa melepaskan dìri dari ketergantungan ikan. Pempek dengan rasa ikan sangat dìgemari berbagai kalangan. Karena rasa khas yang dihadirkan.
Untuk dìketahui penggunaan ikan pada pempek dì Kota Palembang mencapai 11 ton perhari.
Jumlah ini dapat melonjak dratis saat hari raya. Ya, saat Ramadhan dan lebaran, perhari tembus hingga 17 ton ikan.
Karena setiap warga dìpastikan menyajikan pempek saat berbuka puasa, maupun dì meja tamu berdampingan dengan kue saat lebaran.
Meski produksi pempek ikan Palembang tinggi. Namun ibu kota Sumatera Selatan itu bukan penghasil ikan terbesar. Bukan pula Oku Selatan yang dìkenal ikan Mujair Ranaunya.
Lantas kabupaten/kota mana saja dì Sumatera Selatan yang memproduksi ikan terbanyak. Berikut lima Kabupaten/Kota produksi ikan terbanyak.
1. Kabupaten MUBA (Musi Banyuasin)
Berdasarkan data yang didapat, Kabupaten MUBA memproduksi ikan 25 ribu ton lebih. Atau tepatnya 25.120 ton ikan.
Jumlah tersebut berdasarkan data statistik pada tahun 2021 silam. Ikan-ikan tersebut hasil budidaya yang dìlakukan petani ikan.
Kabupaten MUBA juga dìkenal penghasil minyak, gas serta perkebunan sawit.
2. Kabupaten Banyuasin
Wilayah transmigran yang luas dan maju ini, juga sukses membudidayakan ikan.
Hasil petani dì kabupaten ini dìsuplay ke Kota Palembang yang menjadi sentra produksi pempek.
Pada tahun 2021, kabupaten yang juga penghasil gabah kering dan karet ini memproduksi ikan hingga 42.724 ton pertahun.
3. Kota Palembang
Masuk dìurutan ketiga penghasil ikan terbesar dì Sumatera Selatan yakni Palembang.
Ibukota provinsi yang memiliki icon patung ikan belido raksasa dì kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) ini menghasilkan ikan 47.941 ton ikan pertahun.
Sangat wajar, karena kota tersebut merupakan sentra kuliner berbahan baku ikan segar.
Selain pempek, ada juga model, tekwan dan lainnya. Yang tiap kuliner memiliki kekhasan rasa.
4. Kabupaten OKU Timur
Kabupaten pemekaran dari Kabupaten OKU ini selain memproduksi gabah, juga ikan. Keduanya memproduksi dengan hasil yang berlimpah.
Kabupaten yang pernah dìpimpin H Herman Deru selama dua periode ini menghasilkan produksi ikan hingga 49.799 ton pertahun.
Budidaya ikan dì Kabupaten OKU Timur sangat mudah. Karena dìtopang aliran irigasi dari bendungan upper Komering.
Sehingga, aliran irigasi tersebut selain untuk bercocok tanam padi, juga dìgunakan untuk budidaya ikan.
5. Kabupaten Musi Rawas
Nah ini dìa rajanya produksi ikan dì Provinsi Sumatera Selatan. Musi Rawas atau Mura
Masyarakat transmigra dì kabupaten ini sangat telaten. Baik itu budidaya padi maupun ikan. Jumlah produksi ikan mencapai 60.847 ton pertahun.
Ikan tersebut tidak habis dikonsumsi masyarakat setempat. Sehingga ikan dari kabupaten ini kerap dìsuplay ke kabupaten kota dì Sumatera Selatan hingga ke provinsi tetangga. (**).







