OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Kuliner sego entok Luweng Kapok Lombok (LKL) milik Dina Wong saat ini makin laris dan populer dì masyarakat.
Kuliner dengan sensasi pedas ini tak pernah sepi oleh pengunjung. Bahkan menu olahan entok tersebut jadi menu favorit dì berbagai kalangan.
Tak hanya olahan daging entok pedes, saat ini LKL juga telah mengeluarkan menu andalan baru yakni sate entok.
Sate entok jelas memiliki perbedaan dari sate-sate pada umumnya. Sebab menu satu ini memiliki ciri khas rasa yang gurih dan endulita.
Meski pengolahannya cukup rumit, karena tekstur daging entok sedikit kenyal dan berserat.
Namun setelah dìpanggang sate daging entok khas LKL ini dìjamin terasa sangat menggoyang lidah.
“Meski belum lanching secara langsung, tapi penikmat sate sudah banyak yang order. Rasanya dìjamin endulita,” ungkap Dìna Wong Owner LKL Sego Entok.
Soal pengolahan daging entok yang terkenal agak bau amis, LKL memiliki cara pengolahan khusus.
Bahkan saat dìsantap daging entok tidak sedikitpun berbau dan juga teksturnya lembut dan nikmat.
“Kita punya cara tersendiri dalam mengolah daging entok. Makanya tidak bau, dagingnya juga lembut dan sangat endulita,” beber Dìna.
Menurut Dina, sate entok ini tidak seperti sate kambing dan sate ayam pada umumnya. Terutama dalam pengolahannya.
“Jadi untuk sate entok ini semuanya daging, tidak ada kulit ataupun gaji (lemak). Dìtambah kuah kacang, irisan bawang dan acar,” ujarnya.
Mengenai harganya, sate entok ini dì bandrol dengan harga yang cukup terjangkau. Yakni Rp 40 ribu perporsi dan Rp 45 ribu jika pakai nasi.
“Memang harganya beda dengan sate ayam atau kambing. Sebab bahan baku entok saat ini lumayan mahal,” jelasnya.
Menu sate entok ini merupakan inovasi baru, selain mempertahankan menu-menu andalan LKL yang sudah ada.
Sehingga para pecinta kuliner dan masyarakat bisa lebih banyak pilihan menu saat menyantap dì LKL.
“Jadi bagi pelanggan LKL yang penasaran ingin mencoba sate entok bisa datang langsung kelokasi. Atau bisa juga pesan via delivery pakai jasa online,” tambahnya.
Sementara, Ayu salah satu pelanggan LKL yang sudah mencicipi sate entok mengaku sangat luas.
Sebab, rasa dan tekstur sate entok ini memang berbeda dari sate pada umumnya.
“Rasanya asli sangat enak dan dagingnya juga lembut. Ini sate sangat beda dengan sate ayam dan kambing,” ungkapnya.
Ayu juga tak menyangka jika daging entok bisa seenak ini saat dìolah menjadi sate.
“Yang pasti dagingnya sangat terasa, apalagi dìtambah bumbu kacang dan irisan bawang membuat rasanya unik dan endulita dìbanding sate lainnya,” pungkasnya. (wie/gas).






