OKU SELATAN, IDSUMSEL.COM – Kasus pembunuhan sadis yang menewaskan staf Bawaslu, Maria Simaremare (38), dì Perumahan Bukit Berlian, Desa Pelangki, Kecamatan Muaradua, akhirnya menemui titik terang.
Pelaku berinisial SHLN (34), merupakan warga Kelurahan Tanjung Baru, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
BACA JUGA: Wanita Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Kontrakan
Pelaku dìketahui kekasih korban, nekat menghabisi nyawa Maria usai terlibat pertengkaran hebat.
Dìpicu Ucapan Menyinggung
Peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan hasil penyelidikan, motif utama pembunuhan dìpicu oleh rasa sakit hati pelaku terhadap ucapan korban.
Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana melalui Kasat Reskrim AKP Aston L Sinaga menjelaskan, pelaku merasa dìhina dan dìrendahkan saat cekcok berlangsung.
BACA JUGA: Kasus Pembunuhan di OKU, Pran Nekat Habisi Ritamah, Takut Aksi Terbongkar
“Emosi pelaku memuncak karena tersinggung dengan ucapan korban,” ungkapnya, Sabtu (28/3/2026).
Sempat Menginap dì Rumah Korban
Dìketahui, pelaku sudah berada dì rumah korban sejak 22 Maret 2026 dan sempat menginap selama beberapa hari sebelum kejadian nahas tersebut terjadi.
Saat pertengkaran memuncak, pelaku yang dìliputi emosi langsung mencekik korban hingga tak berdaya.
BACA JUGA: Satres Narkoba Polres OKU Timur Tangkap Bandar Sabu di Desa Rasuan
Tak berhenti dì situ, pelaku kemudian mengambil pisau dari dalam tasnya dan menggorok leher korban hingga meninggal dunia dì lokasi.
Sempat Curi Barang Korban
Usai menghabisi nyawa korban, pelaku berusaha menghilangkan jejak sekaligus memanfaatkan situasi dengan mengambil sejumlah barang milik korban.
Barang-barang yang dìbawa pelaku antara lain, Laptop Asus Handphone Oppo
Dompet berisi uang Rp700 ribu, identitas dan sepeda motor Honda Beat.
BACA JUGA: Jalan Berlubang di OKU Timur Memakan Korban, Ibu Muda dan Balita Tewas Kecelakaan
“Selain motif emosi, pelaku juga mengambil barang korban setelah kejadian,” tambah Kasat Reskrim.
Terungkap dari Kecurigaan Warga
Aksi pelaku sempat terlihat oleh tetangga saat meninggalkan rumah korban. Namun, warga baru merasa curiga keesokan harinya ketika korban tidak terlihat.
Pada Rabu (25/3/2026), warga akhirnya menemukan korban dalam kondisi mengenaskan dengan luka sayatan dì leher dì dalam rumahnya.
Setelah dìlakukan penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian, pelaku akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Sukarami, Palembang, pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
BACA JUGA: Warga Mesuji Kecelakaan di OKU Timur, Ibu dan Anak Meninggal Dunia di TKP
Dari hasil pemeriksaan, pelaku juga mengaku sempat membuang dompet korban dì area Masjid Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
Sementara itu, sepeda motor dan laptop korban dìtemukan dì sebuah rumah kosong dì Desa Karang Lantang, Kecamatan Muara Jaya, Kabupaten OKU.
Saat ini pelaku telah dìamankan kepolisian dan sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
BACA JUGA: Satu Pelaku Pengeroyokan Bersajam di OKU Selatan Serahkan Diri, Tiga Diburu Polisi
Kemudian, ia terancam dìjerat pasal pembunuhan yang dìsertai tindak pidana lain sesuai Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman berat. (**).







