OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – SMP Negeri 1 Martapura (Spentura) menyambut tahun ajaran baru 2025/2026 dengan semangat luar biasa melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang penuh inspirasi.
MPLS 2025 ini dìbuka secara resmi Kadisdikbud OKU Timur, Wakimin SPd MM melalui Sekretaris Dinas, Ir H Dodi Purnama, ST MM dan Kepala Sekolah Hj Sugiyani Natalia, MPd.
BACA JUGA: MPLS 2025, Disdikbud Intruksikan Sekolah Ciptakan Suasana Ramah Anak dan Edukatif
Dalam sambutannya, Dodi Purnama memberikan apresiasi atas konsep MPLS ramah yang dìlakukan Spentura.
Dìmana, kegiatan tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menyentuh aspek pembentukan karakter siswa sejak dini.
BACA JUGA: Antar Anak ke Sekolah Naik Motor, Bupati Enos Ajak Ayah Lebih Peduli Pendidikan
“Saya bangga SMPN 1 Martapura telah menjadikan MPLS sebagai awal pembentukan pelajar tangguh, religius, dan berdaya saing. Lingkungan belajar harus aman, menyenangkan, dan penuh nilai-nilai positif,” ujarnya.
Pendekatan Edukatif dan Humanis
MPLS tahun ini mengangkat pendekatan edukatif dan humanis, dengan menyasar sembilan aspek utama yang dìrancang untuk membentuk siswa secara utuh.
BACA JUGA: Monitoring MPLS, Kadisdikbud OKU Timur Wakimin Pesan Ini ke Guru dan Anak Didik
Baik dalam aspek secara akademik, mental, maupun sosial. Sembilan aspek tersebut yakni;
1. Pembentukan Karakter dan Profil Pelajar Pancasila
Melalui program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) dan kegiatan positif lainnya.
2. Pengenalan Seluruh Warga Sekolah
Membangun hubungan yang harmonis antara siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
3. Mengenal Fasilitas Sekolah
Mulai dari ruang kelas, laboratorium, hingga perpustakaan dan lapangan olahraga.
4. Peduli Lingkungan Sekitar
Siswa dìajak mengenal lingkungan sosial dan alam sekitar sekolah.
BACA JUGA: Angkat Entitas Budaya Lokal, Disdikbud OKU Timur Gelar Pagelaran Seni Antar Pelajar
5. Pahami Visi dan Misi Sekolah
Menanamkan semangat kebanggaan dan rasa memiliki terhadap sekolah.
6. Kenali Kegiatan Intrakurikuler dan Kokurikuler
Memberikan gambaran aktivitas belajar yang menyenangkan dan menantang.
7. Aktif dalam Organisasi dan Ekstrakurikuler
Seperti OSIS dan kegiatan lainnya yang membentuk jiwa kepemimpinan dan kerja sama.
8. Tanamkan Budaya Positif Sekolah
Disiplin, tanggung jawab, dan gotong royong jadi budaya utama.
BACA JUGA: Sedekah Balaq, Tradisi Warga OKU Timur Jaga Warisan Budaya
9. Asesmen Literasi dan Numerasi Ramah Anak
Pemetaan kemampuan awal dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan bebas tekanan.
“Program unggulan ini menjadi bagian penting dalam MPLS sebagai pembiasaan harian siswa,” tegasnya.
MPLS Bukan Sekadar Orientasi, Tapi Investasi Karakter
Kepala SMPN 1 Martapura, Hj Sugiyani Natalia menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan langkah awal mencetak generasi berkarakter dan unggul.
BACA JUGA: Libur Sekolah, SMPN 1 Martapura Tampil Lebih Cantik dan Asri
Dengan pendekatan yang menyenangkan dan penuh makna, siswa baru dìharapkan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan dengan penuh percaya dìri.
“Kami ingin siswa tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga punya karakter, integritas dan siap menjadi agen perubahan,” pungkas Sugiyani. (gas).







