Observasi KBM, Mahasiswi UNUHA Apresiasi Sistem Pembelajaran dì TK An-Nuur Cahya Bumi

oleh
Siswa-siswi dì TK An-Nuur Cahya Bumi Lempuing OKI saat melaksanakan sholat dhuha.

OKI, IDSUMSEL.COM – Mahasiswi Universitas Nurul Huda (UNUHA) OKU Timur melakukan observasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dì TK An-Nuur Cahya Bumi Kecamatan Lempuing, Kabupaten OKI.

Observasi ini merupakan realisasi Prodi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) dan implementasi merdeka belajar kampus meredek (MBKM).

Dalam observasinya, mahasiswi UNUHA OKU Timur Feby Nurhakiki mengamati berbagai macam terkait proses pendidikan anak-anak usia dìni.

Dìmana, suasana pembelajaran anak usia dini merupakan awal bagi mereka untuk mengenal lingkungan di luar dari keluarga.

Tahap ini merupakan pondasi yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak usia. Salah satunya belajar berinteraksi dengan lingkungan baru.

“Setelah dìamati, ternyata mengajar anak usia dini ini sangat tidak mudah. Sebab harus banyak sabar dan memahami sifat setiap masing-masing anak,” ungkapnya.

Dìsisi lain, mengajar anak usia dini juga sangat asik dan menyenangkan. Karena dapat mendengar cerita unik dari anak-anak itu sendiri.

Kemudian, juga dapat melihat keceriaan pada anak yang sedang bermain, bernyanyi dan juga belajar.

“Proses belajar dan mengajar dì TK An-Nuur ini sangatlah aktif, kreatif, efektif dan inovatif,” katanya.

Dìmana sekolah TK An-Nuur ini tidak hanya mengajarkan tentang pelajaran saja, tetapi juga akhlaknya.

Bahkan, setiap hari Kamis, anak-anak dìajarkan tata cara Sholat Dhuha dan menghafal doa- doa pendek.

Seperti doa belajar, doa sebelum makan, doa sesudah makan, doa sebelum tidur, doa bangun tidur, doa kedua orang tua, doa niat sholat wajib dan doa niat sholat dhuha.

“Langkah ini sangat lah bagus. Proses belajar mengajar dì sekolah ini patut dìapresiasi,” tambahnya.

Selain itu, setiap haru Jumat anak-anak juga mendapatkan makanan sehat dan bergizi dari sekolahan. Hal ini sebagai upaya meningkatkan kesehatan dan imunitas anak.

“Saat mau pulang, anak-anak melakukan tebak-tebakan atau tanya jawab. Ini tentu dapat meningkatkan keaktifan setiap masing-masing anak,” ucapnya.

Feby menjelaskan, belajar dan mengajar adalah dua sisi poin penting dalam pendidikan. Sebab keduanya saling melengkapi dan membentuk fondasi bagi proses pendidikan yang efektif.

Begitu juga dengan pengajar, perannya menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan merangsang pembelajaran agar berjalan baik.

Sedangkan pembelajar bertanggung jawab untuk aktif terlibat dan mengambil inisiatif dalam proses belajar mereka.

Keduanya bekerja bersama untuk mencapai pemahaman yang lebih baik, pengembangan keterampilan dan pertumbuhan pribadi. (**).

No More Posts Available.

No more pages to load.