OKU Selatan Siaga Bencana, BPBD Catat Sembilan Kecamatan Rawan Longsor

oleh
OKU Selatan Siaga Bencana, BPBD Catat 9 Kecamatan Rawan Longsor
BPBD Kabupaten OKU Selatan memperpanjang status siaga bencana banjir dan longsor hingga Maret 2025. Foto: istimewa/idsumsel

OKU SELATAN, IDSUMSEL.COM – Kabupaten OKU Selatan saat ini berstatus siaga bencana banjir dan tanah longsor.

Bahkan, BPBD OKU Selatan memperpanjang status siaga banjir dan longsor hingga Maret 2025.

Hal ini menyusul adanya bencana banjir dan longsor yang terjadi sebanyak tiga kali dalam sepekan terakhir.

Banjir tersebut terjadi dì simpang Perkim dengan ketinggian 50 cm, sementara longsor terjadi dua kali. Yakin, dì Desa Simpang Saga dan Desa Bedeng Tiga.

“Status siaga darurat dìperpanjang untuk menghindari jumlah korban jiwa, ” ujar Kepala BPBD OKU Selatan, Koni Romli.

Sembilan Kecamatan Rawan Longsor

Berdasarkan pemetaan, BPBD OKU Selatan mencatat sembilan kecamatan menjadi daerah rawan longsor.

Seperti Kecamatan Banding Agung, Warkuk Ranau selatan, Muaradua Kisam, KIsam Tingi, Sungai Are dan Sindang Danau.

Kemudian, Kecamatan Mekakau Ilir, Buay Pematang Ribu Ranau Tengah, dan Pulau Beringin.

Serta beberapa daerah aliran sungai (DAS) lainnya yang berpotensi bencana. “Segera lapor petugas jika ada tanda-tanda bahaya,” ucap Koni.

Selain memperpanjang status OKU Selatan siaga bencana, BPBD juga menambah personil yang tergabung dalam satgas.

Selain itu, BPBD juga menambah perlengkapan fasilitas perahu karet dan tenda pengungsian.

Hal ini untuk mempercepat dan mempermudah proses evakuasi jika suatu saat terjadi bencana banjir.

BPBD Himbau Warga Tetap Waspada

Dalam kesempatan yang sama, BPBD Kabupaten OKU Selatan juga mengingatkan masyarakat dan pengguna jalan agar waspada.

BACA JUGA: Tertimbun Longsor, Dua Pelajar SD di OKU Timur Tewas

Terlebih saat sedang turun hujan deras. Agar segera mungkin menghindari untuk melintas dì daerah perbukitan, atau daerah tebing yang curah.

Kemudian, bagi warga yang tinggal dì daerah aliran sungai juga tetap waspada saat hujan turun. Serta tetap berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

“Jika hujan deras sebaiknya jangan melintasi jalan perbukitan yang tinggi. Hal ini guna mengantisipasi menjadi korban longsor,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang dì https://okusatu.id/banjir-longsor-menggila-status-siaga-bencana-oku-selatan-diperpanjang-sampai-maret-2025/

 

No More Posts Available.

No more pages to load.