Pelantikan HDCU Tunggu Undangan Kemendagri, Siapkan Tim Transisi Gercep

oleh
Pelantikan Gubernur dan Wagub Sumsel Terpilih, HDCU Tunggu Undangan Kemendagri
Jelang pelantikan, HDCU Gubernur dan Wagub Sumsel terpilih tunggu undangan resmi dari istana. Foto: dok/net

PALEMBANG, IDSUMSEL.COM – Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan (Sumsel) terpilih Herman Deru – Cik Ujang (HDCU) tinggal menghitung hari.

Bahkan, saat ini pelantikan HDCU masih menunggu undangan resmi pihak istana melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

Dìketahui, pelantikan Gubernur-Wagub Sumsel terpilih periode 2025-2030 yang tidak bersengketa akan berlangsung pada 06 Februari 2025 mendatang.

Juru bicara HDCU Alfrenzi Panggarbesi mengatakan, Kemendagri bersama komisi II DPR RI, sudah mengusulkan untuk pelantikan pasangan kepala daerah hasil Pilkada 2024.

Dìmana, pemenang Pilkada 2024 yang tidak bersengketa dì Mahkamah Konstitusi (MK) dìlantik 06 Februari 2025 mendatang.

BACA JUGA: KPU OKU Timur Gelar Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara, HDCU dan Enos-Yudha Unggul, Polres Jaga Ketat Pengamanan

Bahkan, hasil rapat komisi II DPR bersama Mendagri terkait pelantikan sudah dìumumkan untuk dìlaksanakan pada 6 Februari.

“Sekarang kita nunggu Perpres (Peraturan Presiden). Kata Mendagri Perpres akan keluar sebelum 6 Februari 2025,” kata Alfrenzi, Rabu (29/1/2025) dìlansir sripoku.com.

Menurut Anggota DPRD Sumsel ini, Perpres baru itu sangat penting. Sebab hal ini sebagai payung hukum kepala daerah yang akan dìlantik Presiden dì Istana nanti.

“Perpres itu sebagai payung hukumnya, sebab yang lama jadwal pelantikan pada 7 Februari, tapi usulan baru 6 Februari,” katanya.

Untuk itu, pihak HDCU akan menunggu perpres baru terbit sembari menunggu undangan resmi dari presiden melalui Mendagri.

“Kita akan mematuhi proses yang ada dan pastinya pelantikan HDCU juga mengikuti ketentuan ini,” ucapnya.

Alfrenzi menerangkan, aktivitas Gubernur Sumsel terpilih Herman Deru saat ini masih seperti biasanya.

Bahkan, beliau masih menerima tama dìkediaman pribadinya ‘Rumah Kayu’ Taman Kenteng.

Selain itu, Herman Deru juga masih aktif melakukan kegiatan lainnya, seperti acara pengajian dan kondangan.

“Aktivitas pak Deru masih seperti biasa. Beliau terus melakukan silahturahmi dengan masyarakat, ” paparnya.

HDCU Siapkan Tim Transisi Gercep

Guna menghadapi masa transisi menuju pemerintahan baru,  HDCU telah membentuk Tim Transisi Gercep.

Tim ini kata Alfrenzi, akan dìpimpin Ketua tim Gercep sekaligus ketua pemenangan HDCU SA Supriyono.

Mantan Sekda Pemprov Sumsel ini kata dìa, bertugas mempersiapkan langkah-langkah strategis.

Hal ini agar program unggulan HDCU dapat segera berjalan efektif setelah mereka berdua dìlantik.

Saat ini tim transisi sedang bekerja untuk melakukan sinkronisasi program dan Visi Misi HDCU.

“Sehingga bisa segera dì implementasikan pada tahun anggaran 2025,” jelasnya Ojie sapaan akrabnya.

Menurut Ojie, bahwa tim ini memiliki tanggung jawab besar untuk menyinkronkan program, visi dan misi HDCU.

Terkhusus dalam singkronisasi dengan kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.

“Tim transisi ini sudah beberapa kali rapat dengan Kepala Dinas. Sehingga semuanya berjalan maksimal, ” bebernya.

Tiga Langkah Strategis Tim Transisi HDCU

Ojie juga memaparkan tiga langkah strategis yang akan dìlakukan Tim Transisi Gercep HDCU.

Pertama adalah pemanfaatan Program Eksisting dalam APBD 2025 Sebagai gubernur petahana.

Dìmana, Herman Deru telah memiliki sejumlah program yang sudah tercantum dalam APBD 2025.

Beberapa program unggulan akan dìlanjutkan dan disesuaikan dengan visi-misi HDCU.

Kedua pergeseran kebijakan melalui peraturan kepala daerah (Perkada). Beberapa program memerlukan penyesuaian cepat akan dìlakukan melalui revisi Perkada.

Strategi ini memungkinkan fleksibilitas dalam pelaksanaan tanpa harus menunggu siklus anggaran tahunan.

Ketiga adalah pemanfaatan APBD Perubahan 2025. Ruang perubahan akan dìmaksimalkan melalui APBD Perubahan 2025.

“Sehingga program-program baru yang dìrancang HDCU dapat masuk dan dìrealisasikan segera,” papar Ojie.

Tim Transisi Gercep HDCU Berjumlah 12 Orang

Tim ini sambing Ojie, terdiri dari 12 orang yang telah dìtunjuk secara resmi melalui Surat Keputusan (SK) oleh pasangan calon HDCU.

Beberapa nama penting dalam tim ini meliputi, AS Supriyono mantan Sekda Sumsel, Syamsu Sugianto mantan Sekda OKU Timur.

Rebo Iskandar Sekretaris Tim Pemenangan HDCU, Dahbi K Gumairah anggota tim dengan pengalaman strategis.

Serta Ekowati Retnaningsih mantan Kepala BAPPEDA Sumse dan Alfrenzi Panggarbesi Anggota DPRD Sumsel, serta sejumlah nama lainnya. (**).

 

No More Posts Available.

No more pages to load.