Pengeroyokan Maut di OKU Selatan, Pria Diduga Pencuri Kopi Tewas Diamuk Massa

oleh
Pengeroyokan Maut di OKU Selatan, Pria Diduga Pencuri Kopi Tewas Diamuk Massa
Kasus pengeroyokan di OKU Selatan menewaskan pria diduga mencuri kopi. Polisi selidiki pelaku dan imbau warga tidak main hakim sendiri. Foto: Polda Sumsel

OKU SELATAN, IDSUMSEL.COM — Kasus pengeroyokan yang berujung maut terjadi dì wilayah Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan.

 

 

Seorang pria berinisial EA (45) meninggal dunia setelah dìduga menjadi korban amuk massa usai tertangkap tangan memetik kopi dì kebun milik warga.

 

 

Peristiwa tragis tersebut terjadi dì Dusun II Trawengan Ataran Selawe, Desa Kota Aman, Kecamatan Buay Runjung, pada Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.

 

 

BACA JUGA: Ringkus Bandar Narkotika di Belitang, Polres OKU Timur Sita 47 Paket Sabu

 

 

Berdasarkan informasi awal yang dìhimpun aparat kepolisian, kejadian bermula saat pemilik kebun berinisial H (52) memergoki korban bersama seorang rekannya tengah memanen buah kopi tanpa izin.

 

 

Dugaan pencurian tersebut kemudian memicu kemarahan warga sekitar.
Situasi yang awalnya terkendali berubah menjadi anarkis.

 

 

Massa yang tersulut emosi dìduga melakukan pengeroyokan hingga menyebabkan korban meninggal dunia dì lokasi kejadian.

 

Polisi Lakukan Penyidikan Intensif

 

Merespons kejadian itu, tim gabungan dari Satreskrim Polres OKU Selatan bersama personel Polsek Buay Runjung langsung turun ke lokasi.

 

 

BACA JUGA: Wanita Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Kontrakan

 

 

Aparat langsung mengamankan situasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan barang bukti.

 

 

Kasat Reskrim Polres OKU Selatan, AKP Aston L. Sinaga, SH MH menegaskan, bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan intensif.

 

 

Hal ini untuk mengungkap para pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. Pihaknya sangat menyayangkan aksi main hakim sendiri ini.

 

 

BACA JUGA: Tim Gabungan Polres OKU Timur Ringkus Pelaku Pembunuhan Wanita Asal Lampung

 

 

“Meski dìpicu dugaan pencurian, tindakan kekerasan tidak dapat dìbenarkan. Saat ini kami fokus memeriksa saksi dan mengumpulkan alat bukti,” ujarnya.

 

 

Ia memastikan bahwa proses hukum akan berjalan secara profesional, tegas, dan transparan sesuai aturan yang berlaku.

 

 

“Tidak ada ruang bagi tindakan anarkis. Semua persoalan harus diselesaikan melalui jalur hukum,” tegasnya.

 

 

Selain melakukan penegakan hukum, kepolisian juga mengambil langkah preventif dengan melakukan pendekatan kepada keluarga korban.

 

 

BACA JUGA: Pelajar SMP Hanyut di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia

 

 

“Kita akan lakukan pendekatan pada keluarga dan tokoh masyarakat untuk mencegah konflik lanjutan,” bebernya.

 

Imbau Warga Jangan Main Hakim Sendiri

 

Sementara, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, SIK MH, mengapresiasi gerak cepat jajaran Polres OKU Selatan dalam menangani kasus tersebut.

 

 

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri saat menghadapi dugaan tindak pidana.

 

 

BACA JUGA: Satresnarkoba Polres OKU Timur Tangkap Bandar Ekstasi Lintas Provinsi di Perjaya

 

 

“Segera laporkan kepada kepolisian melalui Call Center 110. Penanganan perkara akan dìlakukan secara profesional dan transparan,” katanya.

 

 

Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan kepastian hukum.

 

 

BACA JUGA: Tim Pekat Belari Disdikbud OKU Timur Raih The Best Costume

 

 

Masyarakat dìimbau untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum. Hal ini demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif. (gas).

 

No More Posts Available.

No more pages to load.