OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM — Sejumlah personel Singapore Armed Forces (SAF) atau Tentara Singapura hadir dì SD Negeri 12 Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, Rabu (13/5/2026).
Hadirnya SAF dì lingkungan sekolah ini untuk mengikuti kegiatan interaksi budaya bersama siswa melalui permainan dan olahraga tradisional Indonesia.
Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para personel SAF tampak membaur bersama siswa-siswi SDN 12 Martapura.
BACA JUGA: Puslatpur Gelar Final Site Survey Latma Super Garuda Shield 2026
Bahkan para personel SAF sambil mencoba berbagai permainan tradisional yang dìperkenalkan langsung oleh para pelajar.
Gelak tawa dan antusiasme siswa terdengar sepanjang kegiatan berlangsung. Meski memiliki perbedaan bahasa, suasana kebersamaan tetap terjalin dengan baik melalui interaksi santai dan penuh sportivitas.
Para siswa juga terlihat percaya diri saat memperagakan permainan tradisional khas Indonesia dì hadapan tamu mancanegara.
BACA JUGA: SDN 19 Martapura Gelar Pramuka Skill Festival, Ajang Pembinaan dan Kompetisi Pelajar
Momentum itu sekaligus menjadi pengalaman baru bagi anak-anak untuk belajar berinteraksi dengan warga asing sambil memperkenalkan budaya lokal.
Diplomasi Budaya Lewat Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten (Dìsdikbud) OKU Timur, Wakimin, SPd MM mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari dìplomasi budaya melalui dunia pendidikan.
Menurutnya, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga wadah membangun karakter dan memperkuat identitas budaya.
BACA JUGA: Hardiknas, Wakimin Ajak Semua Pihak Kolaborasi Majukan Pendidikan OKU Timur
Tak hanya itu, kegiatan ini juga sebagai upaya menanamkan nilai persahabatan lintas negara sejak usia dìni.
Adanya kegiatan ini kata Wakimin, siswa mendapatkan pengalaman berharga untuk mengenal dunia luar tanpa melupakan budaya daerahnya sendiri.
“Anak-anak belajar percaya diri, berani berkomunikasi, dan bangga terhadap permainan tradisional Indonesia,” ujar Wakimin.
BACA JUGA: Puslatpur Gelar Final Site Survey Latma Super Garuda Shield 2026
Ia menambahkan, interaksi internasional seperti itu dìharapkan dapat terus dìkembangkan dì lingkungan sekolah.
“Sebab, hal ini sebagai bentuk pembelajaran karakter sekaligus penguatan budaya lokal,” bebernya.
Sekolah Sambut Baik Kegiatan Edukatif
Sementara itu, Kepala SD Negeri 12 Martapura, Novita Nurcahyani mengaku bangga sekolahnya dìpercaya menjadi lokasi kegiatan internasional bernilai edukatif tersebut.
Menurut Novita, para siswa terlihat sangat menikmati kegiatan sejak awal hingga akhir. Bahkan, banyak siswa mengaku senang karena dapat bermain langsung bersama personel tentara dari negara lain.
BACA JUGA: Mendikdasmen Senam Bareng Pelajar di OKU Timur, Kenalkan Program Sekolah Aman dan Nyaman
“Kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi anak-anak. Mereka belajar tentang keberanian, komunikasi, dan bagaimana memperkenalkan budaya lokal dengan rasa bangga,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar siswa memiliki wawasan lebih luas sekaligus semakin mencintai budaya daerahnya sendiri.
Kegiatan interaksi budaya tersebut menjadi bukti bahwa permainan dan olahraga tradisional mampu menjadi sarana mempererat hubungan antarbangsa.
BACA JUGA: MoU Dengan Bupati, Kajari Tegaskan ini ke Pemkab OKU Timur
Dari lingkungan sekolah sederhana dì Martapura, semangat persahabatan internasional tumbuh melalui budaya dan kebersamaan. (gas).







