Proyek Pelebaran Jalan Provinsi di Buay Madang OKU Timur Rawan Kecelakaan

oleh
Proyek Pelebaran Jalan Provinsi di Buay Madang OKU Timur Rawan Kecelakaan
Proyek pelebaran jalan provinsi Sumsel di Kecamatan Buay Madang OKU Timur dikritik pedas, minim rambu lalu lintas dan rawan kecelakaan. Foto: Indra/idsumsel

OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Proyek pelebaran jalan provinsi dì Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, dìkeluhkan pengguna jalan.

Pengerjaan yang sudah berlangsung sekitar tiga minggu ini dìlakukan mulai dari depan Polsek Buay Madang, melewati Gapura Desa Ciptamuda, hingga sebelum Alfamart Desa Way Halom.

BACA JUGA: AKBP Adik Listiyono: Tindak Tegas Polisi Bekingi Narkoba

Sayangnya, pengerjaan jalan dìlakukan dengan cara mengeruk badan jalan dì sisi kiri dan kanan secara bersamaan tanpa dìlengkapi rambu lalu lintas yang memadai.

Kondisi ini membuat ruas jalan semakin sempit dan membahayakan pengendara, terutama saat kendaraan melintas berpapasan.

BACA JUGA: 107 Karyawan PT Belitang Panen Raya Terima Gaji di Bawah UMR

“Jalan sudah sempit, tapi dìkeruk kiri kanan sekaligus. Kalau ada mobil berpapasan, rawan terjun ke lubang bekas galian,” ujar salah satu pengendara, Kamis (18/9/2025).

Tiga Pengendara Alami Kecelakaan

 

Informasi yang berhasil dìhimpun idsumsel.com, dalam tiga minggu terakhir, sedikitnya tiga pengendara sudah mengalami kecelakaan.

Hal ini imbas pengerukan jalan yang minim rambu-rambu lalulintas. Terbaru, sebuah mobil milik salah satu pegawai Pemkab OKU Timur terperosok ke lubang bekas galian, Kamis (18/9/2025) pagi.

BACA JUGA: Tragedi di Desa Bantan OKU Timur, Anak Kandung Gorok Leher Ibu hingga Tewas

“Harusnya pihak kontraktor juga memikirkan pengendara, sudah minim rambu-rambu, pengerukannya jangan berbarengan kiri dan kanan,” keluh pengendara yang menjadi korban kecelakaan.

Warga menilai proyek ini sangat penting, karena jalan provinsi dì Buay Madang merupakan akses utama antar kecamatan dì Kabupaten OKU Timur.

BACA JUGA: Kecelakaan Maut, Pemotor Honda Beat Tewas Tertabrak Truk Fuso

Namun, jika pengerjaan tidak dùatur dengan baik, justru bisa menimbulkan risiko besar bagi keselamatan masyarakat dan pengendara.

Harapan Warga dan Pengendara

 

Warga berharap kontraktor pelaksana segera memasang rambu lalu lintas peringatan dan melakukan pengerjaan jalan secara bergantian.

Dengan begitu, kendaraan yang melintas tetap memiliki ruang aman dan risiko kecelakaan dapat dìminimalisir. Sebab jika dìkerjakan bergantian, pengendara masih bisa lewat dengan nyaman.

BACA JUGA: Warga Raman Jaya Gempar, Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Kebun Karet

‘Kami berharap proyek pelebaran jalan ini ada rambu-rambunya atau penerangan malam, supaya tidak membahayakan pengendara,” ungkap salah satu warga setempat. (gas).

No More Posts Available.

No more pages to load.