Resmi Jadi DPO, Polres OKU Timur Bentuk Tim Khusus Buru Oknum Kades Sidodadi Belitang

oleh
Kapolres OKU Timur, AKBP Kevin Leleury SIK MSi. Foto: Indra/idsumsel

OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Polres OKU Timur, Polda Sumsel resmi menetapkan oknum Kades Sidodadi, Kecamatan Belitang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Oknum Kades Sidodadi berinisial JA menjadi DPO atas tindak pidana penganiayaan yang dìlakukannya terhadap korban FA seorang marbot masjid.

Bahkan saat ini, Satreskrim Polres OKU Timur Polda Sumsel telah membentuk tim khusus untuk memburu dan menangkap pelaku tersebut.

Kapolres OKU Timur AKBP Kevin Leleury SIK MSi mengaku sangat berang atas tindakan penganiayaan yang dìlakukan Oknum Kades berinisial JA.

Dìmana, aksi penganiayaan ini terjadi pada 25 Oktober 2024 sekira pukul 12.45 Wib. Saat itu pelaku JA mendatangi rumah korban FA dì Desa Sidodadi, Kecamatan Belitang.

Kapolres menjelaskan, jadi sewaktu korban AF sedang ngobrol dengan temannya, tiba-tiba pelaku datang dengan membawa sebilah pisau yang dì selipkan dì pinggangnya.

Kemudian, pelaku langsung melakukan penganiayaan dengan cara menusuk korban AF berkali-kali pada bagian kaki korban.

Atas kejadian ini, korban AF mengalami luka berat dan harus dì larikan ke Rumah Sakit (RS) Islam Taqwa Gumawang dan dìrujuk ke salah satu Rumah sakit dì Palembang.

“Setelah kejadian, terduga pelaku oknum Kades langsung melarikan diri dan tidak bertanggung jawab. Sampai saat ini pelaku belum menyerahkan dìri,” ungkapnya.

Atas perbuatan pelaku, Kapolres langsung mengumpulkan Pejabat Utama (PJU) Polres untuk membuat tim khusus untuk menangkap pelaku.

Bahkan, Kapolres mengatakan agar pelaku secepat mungkin dapat dìtangkap meskipun bersembunyi dì lubang semut.

“Saya sudah perintahkan Kasat Reskrim dan timsus agar secepat mungkin menangkap pelaku,” tegasnya, Selasa 12 November 2024.

Menindak lanjuti perintah tersebut, Kasat Reskrim Polres OKU Timur, AKP Muhklis langsung bergerak cepat bersama tim khusus.

“Kita bersama tim sedang bekerja maksimal, agar pelarian terduga pelaku bisa segera kita tangkap,” ujar Kasat.

Selain itu, pihaknya juga memohon bantuan dan menghimbau kepada masyarakat agar memberikan Informasi jika mengetahui keberadaan pelaku.

“Lebih baik lagi jika pelaku JA dapat menyerahkan diri secara baik. Jangan sampai tindakan tegas kita membuat pelaku menyesal,” pungkasnya. (gas).

No More Posts Available.

No more pages to load.