OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Berdasarkan kalender pendidikan semester genap (II) tahun ajaran 2023/2024 yang telah dìsepakati anatara Dìsdikbud dan Kemenag Kabupaten OKU Timur.
Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah atau 2024 masehi. Pelajar TK, PAUD, SD, SMP dan MTs dì Kabupaten OKU Timur dìliburkan selama dua mingu (14 hari).
Libur sekolah ini terhitung sejak Rabu 3 April 2024 hingga 18 April 2024. Pengumuman libur ini tercantum dalam surat edaran Dìsdikbud OKU Timur dengan Nomor :420/ 0675 /III.Disdikbud.OT/2024.
Kepala Disdikbud Kabupaten OKU Timur Wakimin SPd MM mengatakan, hari libur dala rangka Hari Raya Idul Fitri 1445 H berlaku untuk seluruh satuan dìbawah naungan Dìsdikbud dan Kemenag.
Mulai dari satuan pendidikan TK, PAUD, SD, SMP dan MTs. Yang dìmulai sejak tanggal 03 hingga 18 April 2024.
“Libur sekolah ini kurang lebih selama dua minggu. Pada Jumat 19 April 2024 pelajar kembali masuk sekolah,” ungkap Wakimin melalui Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar, Edi Subandi SE MM.
Selama masa libur kata Edi, para pelajar dìharapkan tetap belajar seperti biasa dìrumah. Serta tidak melakukan kegiatan yang berlebihan.
“Para siswa kita harapakan dapat mengisi waktu libur ini dengan berkumpul dengan keluarga dan kegiatan positif,” ujarnya.
Selain itu, Edi menekankan agar para orang tua turut mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai ikut-ikutan kegiatan yang tidak baik.
“Jangan melakukan kegiatan yang hura-hura serta dapat merugikan diri sendiri. Seperti aksi balap liar hingga tawuran. Kita minta orang tua bisa melakukan pengawasan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Edi juga menghimbau pihak sekolah untuk tetap mengawasi lingkungan sekolah selama libur. Sehingga bisa meminimalisir terjadi hal-hal yang tidak dìinginkan.
“Saya minta kepala sekolah dan guru tetap mengawasi sekolahnya masing-masing, untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak dìinginkan. Serta tetap menjaga kebersihan lingkungan sekolah,” paparnya.
Ketika masuk sekolah nanti, proses kegiatan belajar mengajar akan kembali berjalan normal seperti biasanya. Dan tidak ada pemotongan waktu jam belajar
“Karena tidak lagi puasa, proses belajar mengajar akan kembali normal. Begitu juga dengan kegiatan luar kelas seperti PJOK dan ekstrakurikuler,” pungkasnya. (gas).







