OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Polres OKU Timur Polda Sumsel kembali melaksanaan Operasi Zebra Musi tahun 2024.
Pelaksanaan Ops Zebra Musi dìtandai dengan apel gelar pasukan, yang berlangsung dì Lapangan Apel Satya Haprabu Polres OKU Timur, Senin 14 September 2024.
Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Musi 2024 dìpimpin langsung Kapolres OKU Timur AKBP Kevin Leleury, SIK MSi.
Dìketahui, Operasi Zebra Musi Tahun 2024 ini untuk mendukung suksesnya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.
Serta mengajak masyarakat untuk tertib berlalulintas demi terwujudnnya Kamseltibcar Lantas yang aman dan nyaman.
Sesuai dengan tema cipta kondisi Kamseltibcar Lantas Jelang Penggelaran Operasi Mantap Brata 2023-2024.
Kapolres OKU Timur AKBP Kevin Leleury menjelaskan, Ops Zebra Musi dìlaksanakan selama 14 hari kedepan, sejak 14 hingga 27 Oktober 2024.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan jaminan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran dì masyarakat.
Terkhusus dalam berlalulintas dì jalanan, sehingga masyarakat terbebas dari ancaman dan gangguan dalam beraktifitas.
“Dalam Operasi Zebra kali ini ada tiga poin sasaran kita dì lapangan. Apel ini untuk memeriksa kesiapan personel,” ucap Kapolres.
Adapun tiga poin Ops Zebra Musi 2024 yakni, pertama menurunkan jumlah kejadian dan fatalitas korban laka lantas.
Kedua, terciptanya kanseltibcarlantas yang aman nyaman dan selamat pada jalur tol arteri dan tempat wisata.
Serta yang ketiga, terciptanya kamseltibcarlantas pada saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih pada Pemilu 2024.
“Kemudian terselenggaranya pentahapan Pilkada Tahun 2024 dengan aman dan Kondusif,” papar Kapolres.
Selain itu, sasaran Operasi juga meliputi segala bentuk Potensi Gangguan (PG) dan Ambang Gangguan(AG).
Serta Gangguan Nyata (GN) yang berpotensi menyebabkan kemacetan, pelanggaran dan laka lantas.
“Baik sebelum ops berlangsung maupun pasca operasi zebra 2024 selesai,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaanya, Kapolres mengingatkan anggota untuk memberikan imbauan edukatif dan persuasif.
Serta melaksanakan secara humanis untuk membangun kesadaran masyarakat agar tertib berlalulintas.
“Kemudian, penindakan pelanggaran lalu lintas bisa secara elektronik maupun teguran secara simpatik,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres menghimbau agar anggota melaksanakan tugas operasi dengan penuh rasa tanggung jawab.
Serta dìdasari dengan niat beribadah dalam setiap kegiatan. Sehingga Allah SWT, tuhan yang maha esa meridhoi setiap pelaksanaan tugas.
Selain itu, anggota wajib mengedepankan sikap senyum sapa salam (3 S) dalam melaksanakan penindakan pelanggaran lalu lintas.
Baik yang bersipat teguran maupun penilangan. “Teraakhir, jaga keselamatan dan tingkatkan kewaspadaan terhadap pihak pihak yang berniat melakukan perbuatan negatif kepada Polri,” tegasnya.
Hadir dalam kegiatan ini, unsur Forkopimda, pejabat utama Polres OKU Timur dan Pr Kapolsek jajaran serta perwakilan dari berbagai unsur terkait lainnya. (gas).







