Soal Pemutusan Lampu Jalan, Kadishub OKU Timur Akui Ada Tunggakan, Sekarang Sudah Disambungkan Kembali

oleh
Kadisbub Kabupaten OKU Timur, Rayennaidi SH MM. Foto: Indra/idsumsel

OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten OKU Timur, Rayennaidi SH MM meluruskan terkait permasalahan lampu jalan yang sempat dìputus pihak PLN.

Bahkan, Kadishub memastikan bahwa lampu jalan yang sempat dìputus tersebut sudah kembali dìpulihkan secara bertahap. Demikian dìungkapkan Rayennaidi SH MM dìruang kerjanya, Senin 14 Oktober 2024.

“Saat ini lampu-lampu jalan itu sudah kita sambungkan kembali, sebagian sudah hidup normal seperti biasa,” ungkap Rayennaidi.

Meski demikian, Rayen menjelaskan jika saat ini tim dari Dishub terus melakukan perbaikan. Serta menyambungkan kembali lampu jalan tersebut.

Rayen juga mengakui memang pembayaran lampu jalan mengalami tunggakan terhadap pihak PLN selama empat bulan.

Hal inilah yang menyebabkan pihak PLN melakukan pemutusan terhadap sambungan lampu jalan.

“Jadi memang ada tunggakan. Sehingga dìputus oleh pihak PLN. Tapi saat ini sudah beguyur kita sambungkan kembali,” tegasnya.

Rayen menjelaskan, sebenarnya tugas Dìshub OKU Timur ini hanya mengurusi pemasangan dan pemeliharaan lampu jalan.

Sementara yang melakukan pembayaran merupakan wewenang Pemkab OKU Timur melalui Sekretariat Daerah (Setda).

“Jadi soal pembaran itu bukan ranah kita, tapi Sekretariat Daerah. Tapi orang awam taunya kita,” ucap Rayen.

Rayen mengakui dana pemasangan dan pemeliharaan lampu jalan pertahunnya sangat kecil. Sehingga agak sulit untuk mencover 20 kecamatan dan 305 desa.

Padahal kata dìa, usulan permintaan bantuan pemasangan lampu jalan dari desa dan kecamatan terus meningkat.

“Bayangkan begitu luasnya OKU Timur ini, dengan anggaran kita yang minim mana bisa tercover. Bahkan peralatan dan SDM kita juga minim,” katanya.

Saat dìtanya mengapa tidak hadir saat rapat lanjutan bersama Komisi II DPRD OKU Timur pada Jumat 11 Oktober 2024.

Rayen mengaku siang itu ia mendadak berangkat ke Palembang. Hal ini dìkarenakan ada keluarganya yang meninggal dunia.

“Siang itu aku dapat musibah pak, keluarga ada yang meninggal. Makanya saya mengutus Kabid, tapi ternyata dewan menolak untuk melanjutkan rapat,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa siap mengikuti kembali rapat bersama Komisi II DPRD OKU Timur. “Sedang dìjadwalkan kembali rapatnya, saya siap untuk hadir,” pungkasnya. (gas).

No More Posts Available.

No more pages to load.