OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Pemerintah Kabupaten OKU Timur melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dìsdukcapil) siap mendukung suksesnya Pemilu 2024.
Upaya mendukung suksesnya Pemilu tersebut dìlakukan Dìsdukcapil dengan menjaring pemilih pemula. Bahkan petugas Dìsdukcapil road show kesekolah-sekolah untuk melakukan perekaman.
Selain mendatangi sekolah SMA, SMK dan MA sederajat untuk melakukan perekaman. Petugas juga memberikan edukasi terkait pentingnya dokumen administrasi kependudukan.
Kepala Dìsdukcapil Kabupaten OKU Timur H Mursal SH MM mengatakan, sasaran dari program ini yakni generasi milenial.
Dìmana remaja yang berusia 16 tahun atau mendekati 17 tahun dìberikan kesempatan untuk segera melakukan perekaman e-KTP.
Sehingga nantinya para pelajar ini bisa berpartisipasi dalam pesta demokrasi sebagai pemilih pemula.
“Ini salah satu langkah kita mendukung suksesnya Pemilu 2024. Petugas kami keliling ke sekolah-sekolah dì Kabupaten OKU Timur untuk melakukan perekaman,” katanya.
Mursal menyampaikan, berdasarkan Dapodik untuk jumlah wajib KTP Pemula atau WKTP dì Kabupaten OKU Timur sebanyak 14.607 pelajar.
Dari jumlah tersebut, pelajar yang sudah melakukan perekaman sebanyak 9.556 orang. Sedangkan yang belum rekam sebanyak 5.051 pelajar.
“Yang belum rekam ini karena pelajar tersebut sedang menjalani pendidikan dì luar daerah daerah, seperti sedang mondok pesantren,” ucapnya.
Biasanya kata Mursal, persemester pihaknya mendapatkan pembaharuan data dari pusat. Sehingga data bisa berubah sewaktu-waktu.
Mursal menjelaskan, saat road show tersebut pihaknya juga melakukan edukasi tentang hak warga negara dalam mendapatkan KTP elektronik. Terlebih ketika sudah berusia 17 tahun atau akan masuk usia 17 tahun.
“Terlebih tahun depan tahun politik, jadi mereka yang cukup usia, sudah pasti punya KTP dan punya hak mencoblos. Sehingga pemilih pemula ini dapat menyalurkan hak suaranya,” jelasnya.
Terkait progres program perekaman e-KTP kesekolah-sekolah, Mursal memastikan program ini terus berlanjut. Terakhir kata Mursal, dì SMAN 1 Buay Madang, SMA 2 Muhammadiyah Karang Tengah.
Serta SMAN 1 Belitang III, MAN Gumawang, SMA 1 Semendawai Suku III dan SMAN 1 Belitang II. “Proses ini masih berlanjut. Bahkan ada juga pemilih pemula yang datang sendiri ke kantor kita untuk rekaman,” pungkasnya. (gas).







