OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Tahun ini, Pemkab OKU Timur akan memfokuskan lima program strategis yang akan dìlaksanakan.
Hal ini dìtegaskan Kepala Bappeda dan Litbang OKU Timur, Marius Markus SSTP saat konsultasi publik Ranwal RKPD 2026, Selasa 4 Februari 2025.
Menurut Maryus, Isu strategis Kabupaten OKU Timur Tahun 2025 yakni Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing.
BACA JUGA: Dongkrak Ekonomi, Pemkab OKU Timur Gelar Bazar dan UMKM
Kemudian, penurunan kemiskinan dan stunting, percepatan pemerataan pembangunan ekonomi, hingga pemerataan infrastruktur dan konektivitas daerah.
Selain itu, peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan juga menjadi fokus utama Pemkab OKU Timur dì tahun ini.
Terkhusus dì masa awal kepemimpinan Bupati Enos dan Wabup Yudha pada periode kedua ini.
“Lima isu strategis ini akan menjadi fokus Pemkab OKU Timur dì tahun 2025,” ungkap Maryus.
Maryus menjelaskan, penyusunan RKPD merupakan amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004, tentang sistem perencanaan pembangunan daerah.
BACA JUGA: Evaluasi Pengelolaan SP4N Lapor, Pemkab OKU Timur Targetkan Jadi Barometer Pelayanan Publik
Untuk itu, dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, pihaknya melibatkan banyak pihak.
Salah satunya melalui konsultasi publik untuk membuat rancangan awal (ranwal). Sehingga arah pembangun kedepan sesuai visi misi Maju Lebih Mulia.
“Dalam konsultasi publik ini, kita dapat memperoleh masukan dan saran dari seluruh pemangku kepentingan. Sehingga RKPD 2026 dapat terakomodir dengan baik,” tegas Maryus.
Bupati Lanosin Akui Ada Rapor Merah
Sementara, Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM menegaskan, visi misi maju lebih mulia dalam 5 tahun kedepan harus sukses.
Sehingga program pembangunan yang merata dan berkelanjutan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat OKU Timur bisa tercapai.
Selain itu, perencanaan OKU Timur juga harus singkron dengan program Presiden dan Gubernur.
Sehingga sinkronisasi ini bisa sampai ke level terbawah yakni desa-desa. Bupati berharap, apa yang telah dìrencanakan dapat berjalan dengan lancar.
“Ada beberapa rapor merah, ini harus menjadi semangat dan perhatian kita supaya lebih baik lagi,” ungkap Lanosin.
BACA JUGA: Atasi Inflasi, Pemkab OKU Timur Tanam 305.000 Batang Cabai
Acara dìlanjutkan dengan pemberian materi dari Kepala Bidang PEPS Bappeda Provinsi Sumsel Dodi Prasetyo ST MT.
Serta pemateri dari Subdit Wilayah 1 Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri RI dengan Materi Sinkronisasi Program Pemerintah Pusat dan Daerah melalui virtual.
Kegiatan dìtutup dengan penandatanganan berita acara hasil konsultasi publik rancangan awal RKPD OKU Timur 2026. (rel/gas).






