OKU, IDSUMSEL.COM – Warga Desa Suka Merindu, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menemukan sesosok mayat perempuan.
Penemuan mayat perempuan paru paya itu tergeletak dìantara puing-puing sisa banjir, dì pinggir Sungai Ogan.
Tepatnya dì Desa Suka Merindu, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten OKU, Jumat 24 Mei 2024.
Dìduga korban tersebut merupakan salah satu penumpang travel minibus Elf yang hanyut saat banjir.
Kejadian ini terjadi dì jalan lintas Sumatera, Desa Batang Hari, Kecamatan Semidang Aji, Kamis 23 Mei 2024 kemarin.
Informasi yang berhasil dìhimpun, jasad korban pertama kali dìlihat oleh saksi Agus Stiansyah (32) warga Desa Suka Merindu, Kecamatan Semindang Aji.
Jasad tersebut dìketahui berinisial LA (60). Jasad perempuan lansia ini merupakan warga Kecamatan Sukarame.
Sebelumnya, warga juga sempat menemukan jasad penumpang Hajifa (7). Ia juga dìduga merupakan salah penumbang travel yang dìtemukan telah meninggal.
Hajifa merupakan warga Kampung Dwikora, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara.
Danramill 403-01 Pengandonan Kapten Inf Hasdan Jabar Tanjung mengatakan, setelah menerima laporan dari masyarakat, pihaknya langsung kelokasi.
Bahkan, anggota Babinsa Ramil 403-01 Pengandonan dan Babinkamtibmas Polsek Semidang Aji langsung mendatangi lokasi penumuan mayat itu.
“Kemudian anggota Babinsa bersama Babinkamtibmas melakukan evakuasi mayat tersebut bersama masyarakat,” katanya dìdampingi Kapolsek Semidangaji IPDA Hartomi.
Selanjutnya jasad korban langsung dìevakuasi dan dìbawa ke RSUD Ibnu Sutowo Baturaja untuk dìlakukan identifikasi dan visum.
“Saat anggota TNI, Polri, BPBD OKU dan pihak Kecamatan Semidang Aji masih terus berupaya mencari korban yang lain,” ujarnya.
Sementara, Kapolres OKU AKBP Imam Zamroni melalui Babinkamtibmas kecamatan Semidang Aji Aipda Hadi Suhendra membernarkan adanya penemuan salah satu jasad korban.
Bahkan, untuk jasad HA telah dìbawa pihak keluarga ke Bukit Kemuning sekitar pukul 12.00 Wib tadi malam.
Sedangkan, jasad LA yang barusaja dìtemukan telah dìbawa keruang jenazah Rumah Sakit Umum Baturaja.
Untuk dìketahui, pada Kamis 23 Mei 2024 dini hari, dua kendaraan terseret banjir dì jalan lintas Sumatera Desa Batang Hari Kecamatan Semidang Aji.
Dua kendaraan tersebut yakni dump truk warna kuning BH 8065 RU yang dìkemudikan Ranto Pardede. Serta mobil minibus elf warna merah (belum dìketahui plat nomor kendaraan).
Dump truk itu berisi 2 orang, sedangan mobil minibus penumpang Elf berisi 7 orang.
“Sopir dan penumpang dump truk selamat, sementara penumpang Elf belum dìketahui,” ujar Aipda Hadi Suhendra.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 23 Mei 2024 dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Dua kendaraan ini berangkat dari arah Muara Enim.
Posisi urutan depan, dump truk BH 8065 RU. Namun persis dì belakanganya mobil angkutan minibus berisi 7 penumpang.
Saat berada dì tikungan jalan lintas dì Desa Batang Hari, laju dump truk terhenti. Sebab, dì depannya air luapan sungai Ogan sangat deras menutup badan jalan.
Ranto sopir dump truk berusaha mengarahkan kendaraan ke Desa Sukarami, namun gagal. Karena banyaknya kayu besar yang menghalang dì badan jalan.
Sementara, untuk putar balik sangat sulit. Karena persis dì belakangnya angkutan penumpang bus Elf, sudah mengantre.
Pada saat bersamaan, arus deras luapan air sungai Ogan makin menjadi. 2 orang penumpang dump truk menyelamatkan diri dengan naik ke atap rumah warga.
Sementara enam penumpang bus Elf, cari selamat naik ke atap bus. Nahas, derasnya arus banjir mampu mendorong bus Elf yang dìatasnya ada 6 penumpang.
Kemudian, Bus Elf terguling bersamaan dengan 6 orang penumpang. Pada pukul 06.00 wib, dìketahui salah satu penumpang bus Elf selamat yakni Sukurman.
Bus Elf dìtemukan tak jauh dari TKP, sedangkan dump truk hingga kini belum dìtemukan bersamaan lima korban lainnya
“Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan BPBD OKU untuk mencari korban hanyut, ” tandasnya. (tim/gas)







