Awal datang kondisi biasa saja, Ia dòpersilahkan masuk dan menunggu sebentar.
Setelah beberapa saat bapak itu mengajak dìrinya ngobrol. Basa-basi tentang kemajuan revisi sidang dan sebagainya.
“Terus beliau nanya kok aku pucat sekali (memang saat itu kondisi aku lagi demam, dan baru selesai sakit gejala tipes),” tambahnya lagi.
Perbincangan lalu berlanjut dengan sang dosen yang bertanya alasan mahasiswi tersebut lambat wisuda.
“Memang aku ini termasuk mahasiswi yang lambat lulus, terus bapak itu tanya. Kok kau lamo nian selesai, ado kendala apo (kok kamu lama sekali selesai, ada kendala apa)?,” terangnya.
Sembari tak kuasa menahan air mata saat, ia menceritakan permasalahan keluarga hingga ekonomi.