OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Wakil Ketua DPRD OKU Timur, H. Beni Defitson, SIP, MM, angkat bicara soal robohnya jembatan Sungai Toba di Desa Pisang Jaya–Kurungan Nyawa II, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur.
Ia menilai robohnya jembatan yang menjadi akses vital warga antar desa itu harus segera dìusut tuntas.
BACA JUGA: Jembatan Pisang Jaya Ambruk, Akses Antar Desa Putus, Aktivitas Ekonomi Lumpuh
Beni mengungkapkan, Komisi II DPRD OKU Timur akan segera turun melakukan investigasi ke lokasi.
Hal ini untuk memastikan penyebab ambruknya jembatan yang dìketahui tidak menggunakan besi sebagai penguat konstruksi.
BACA JUGA: Seorang Gadis di OKU Timur Ditemukan Tewas Gantung Diri
“Kami akan segera cek ke lapangan. Harus jelas apakah perencanaan dan pelaksanaan konstruksi yang salah, atau karena tonase kendaraan berlebihan,” tegasnya, Mingu (14/9/2025).
Desak Bangun Jembatan Darurat
Menurut Beni, robohnya jembatan ini bersifat mendesak karena menyangkut kepentingan umum.
Untuk itu, Ia meminta Dinas PUTR OKU Timur segera membangun jembatan darurat agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal.
BACA JUGA: Kecelakaan Maut, Pemotor Honda Beat Tewas Tertabrak Truk Fuso
“Pemerintah daerah harus cepat merespons. Jangan biarkan akses ekonomi warga terhenti lama-lama,” paparnya.
Setelah itu kata Beni, Pemkab juga harus segera membangun jembatan baru dengan konstruksi yang lebih kuat.
Beni juga mengimbau pemerintah desa agar memberi peringatan kepada warga dan pemilik kendaraan agar tidak melebihi tonase.
BACA JUGA: Edi Kurniansah Soroti Kualitas Jembatan, Konstruksi Tak Pakai Besi
“Saat jembatan baru selesai nanti, pak Kades harus memberikan peringatan agar kendaraan yang melintas tidak melebihi tonase,” bebernya.
Akses Antar Desa Putus, Ekonomi Lumpuh
Seperti diberitakan sebelumnya, pasca robohnya jembatan Sungai Toba membuat aktivitas perekonomian warga dì Pisang Jaya dan Kurungan Nyawa I, II dan III lumpuh total.
Jembatan yang berusia lebih dari 12 tahun itu merupakan satu-satunya akses penghubung warga dalam mengangkut hasil bumi dan kebutuhan pokok.
BACA JUGA: Dukung Pendidikan Quran dan Guru Ngaji, Bupati Lanosin Terima BKPRMI Award
Tak hanya itu, anak sekolah dì Desa Pisang Jaya juga sangat kesulitan melintas karena putusnya jembatan Sungai Toba tersebut. (gas).







