OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU Timur memperkuat komitmen dalam pemberantasan korupsi dengan mengoptimalkan pemulihan keuangan negara.
Hal ini dìsampaikan dalam press release peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA), dì Aula Kejari OKU Timur, Selasa 9 Desember 2025.
BACA JUGA: Bendahara UDD PMI Muara Enim Jadi Tersangka Kasus Korupsi
Kegiatan tersebut dìpimpin langsung Kajari OKU Timur Oktafian Syah Effendi, SH MH dìdampingi Kasi Intel, Adytia Cristian Tarigan, SH MH dan Kasi Pidsus Hafiedz, SH MH.
Serta, Kasi Pidum Yeri Kurniawan, SH MH, Kasi Datun Berly Yasa Gautama, SH MH dan Kasi PAPBB Sosor Panggabean, SH MH.
BACA JUGA: Bupati Enos Serahkan 300 Sertifikat TORA, Perkuat Legalitas Tanah Masyarakat
Kajari OKU Timur menegaskan, bahwa pemberantasan korupsi merupakan kunci terwujudnya pemerintahan bersih.
Hal ini sejalan dengan tema HAKORDIA 2025 yakni “Berantas Korupsi Untuk Kemakmuran Rakyat”.
2025, Pidsus Selamatkan Uang Negara Rp 628,3 Juta
Dalam laporan kinerja bidang pidana khusus (pidsus) sejak Januari hingga Desember 2025, Kejari OKU Timur mencatat sejumlah capaian signifikan.
Dìmana dalam penyelidikan, berhasil mencapai 8 perkara dari target 3 perkara. Kemudian, penyidikan dari target 2 perkara, capaian 2 perkara.
BACA JUGA: Kasus Mafia Tanah di OKU Timur, Pemilik Sah Digugat Penyerobot ke Pengadilan Negeri Baturaja
Tak hanya itu, untuk Pra Penuntutan dari rarget 2 perkara juga tercapai 2 perkara.
Penuntutan target 2 perkara, capaian 3 perkara.
Selanjutnya, untuk Eksekusi dari target 2 perkara, capaian 2 perkara. “Dari capaian tersebut Kejari berhasil menyelamatan keuangan negara Rp 628.300.000,” jelasnya.
Kajari menegaskan, bahwa pencapaian tersebut menjadi bukti nyata keseriusan Kejari OKU Timur dalam memberantas korupsi.
“Sesuai intruksi Kejaksaan Agung, kita terus melakukan pemulihan keuangan negara secara maksimal,” paparnya.
Komitmen Kejaksaan Tanpa Korupsi
Oktafian Syah Effendi juga menambahkan bahwa peringatan HAKORDIA bukan hanya sekadar seremonial.
Melainkan momentum untuk memperkuat peran semua pihak, termasuk masyarakat dan pelajar, dalam menciptakan budaya antikorupsi.
Sebab kata Oktafian, pemberantasan korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi tanggung jawab bersama.
BACA JUGA: Satresnarkoba Polres OKU Timur Musnahkan 35 Kilogram Ganja Kering
“Dengan gerakan masif dari semua lapisan, kita optimis dapat mewujudkan kemakmuran rakyat bebas korupsi,” ujarnya.
Rangkaian HAKORDIA di OKU Timur
Kajari menjelaskan, bahwa peringatan HAKORDIA tahun ini dìawali dengan upacara resmi dì halaman kantor Kejari OKU Timur dìikuti seluruh pegawai dan perwakilan pelajar SMA sederajat.
Sebagai bentuk edukasi antikorupsi kepada generasi muda, Kejari OKU Timur juga mengadakan lomba video pendek tingkat SMA sederajat.
BACA JUGA: Pencuri Kotak Amal dan Genset Masjid Baiturrahman Ditangkap
Lomba tersebut mengangkat tema “Generasi Muda Anti Korupsi dalam Kehidupan Sehari-Hari”.
Selain itu, Kejari melakukan kampanye antikorupsi melalui pembagian stiker kepada masyarakat.
BACA JUGA: 17 Bandar dan Kurir Narkoba Diringkus, Modus Baru Terungkap
Bahkan, pembentangan spanduk dì ruang publik sebagai bentuk sosialisasi masif tentang pentingnya menolak praktik korupsi. (gas).


