“UPT tidak hanya pelaksana kebijakan,
tapi agen perubahan yang memastikan setiap target pendidikan tercapai,” ujarnya
Sementara, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah, Iwan Syahril, turut mengapresiasi atas keberhasilan UPT Kemendikbudristek membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan adaptif.
Ada tiga prinsip utama yang harus dìpegang teguh oleh UPT, dalam melakukan advokasi dan menghadirkan layanan pendidikan berkualitas di tingkat daerah yaitu empati, integrasi, dan semangat gotong royong.
Kepala BPMP Provinsi Sumsel, Aria Ahmad Mangunwibawa dan Kepala BGP Provinsi Sumsel, Ohorella Erma menyampaikan terima kasih.
Serta apresiasi kepada Mendikbudristek dan segenap jajaran Kemdikbudristek. Semoga apresiasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh tim pegawai BPMP dan BGP Provinsi Sumatera Selatan.
Sehingga BPMP dan BGP Provinsi Sumsel bisa terus bersemangat membangun sinergi kolaborasi.
Tentunya dengan seluruh ekosistem pendidikan dì Provinsi Sumatera Selatan dan terus aktif melakukan advokasi.
“Serta fasilitasi yang berdampak pada peningkatan kualitas layanan pendidikan Indonesia,” imbuhnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kabupaten OKU Timur Wakimin, SPd, MM mengucapkan selamat kepada BPMP dan BGP Provinsi Sumatera.
Dìmana telah meraih Apresiasi Merdeka Belajar kategori Dampak Advokasi dan Fasilitasi, dari Kemendikbudristek tahun 2024.
“Luar biasa pencapaian penting sangat membanggakan bagi dua UPT Kemendikbudristek khususnya dì provinsi psumsel,” pungkas Wakimin. (gas).