Bupati Lanosin Dianugerahi Gelar Suttan Mangku Kewedaan I, Resmi Kenakan Kepodang Komering

oleh
Bupati Lanosin Dianugerahi Gelar Suttan Mangku Kewedaan I, Resmi Kenakan Kepodang Komering
Bupati OKU Timur Ir H Lanosin dianugerahi gelar adat Suttan Mangku Kewedaan I dan dikenakan kepodang Komering dalam prosesi adat resmi. Foto: Indra/idsumsel

OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Bupati OKU Timur Ir H Lanosin resmi menerima gelar atau adok kehormatan Suttan Mangku Kewedaan I oleh Lembaga Pembina Adat Kabupaten OKU Timur.

Dalam prosesi pengukuhan tersebut, Bupati Lanosin dìkenakan kepodang, penutup kepala adat laki-laki Komering yang sarat makna filosofis.

BACA JUGA: Warga Mangulak Laporkan Oknum Satresnarkoba ke Propam Polda Sumsel

Prosesi adat tersebut dùgelar khidmat dì Ruang Pertemuan Bupati OKU Timur, Selasa (13/1/2025).

Kepodang menjadi simbol kepemimpinan, keteguhan sikap, serta komitmen dalam menjaga adat dan nilai-nilai budaya Komering.

BACA JUGA: Ketua DPRD Hermanto Resmi Sandang Gelar Adat Komering

Acara penganugerahan dìhadiri jajaran Lembaga Pembina Adat OKU Timur, tokoh adat, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah.

Bupati OKU Timur hadir bersama Staf Ahli Asnari, Plt Kepala Disporapar Nasrul Bani, Sekretaris Disdikbud Ir H Dodi Purnama, serta Kasi H Ahmad Roni.

Penyerahan gelar adat dìlakukan langsung oleh Ketua Lembaga Pembina Adat OKU Timur, H Leo Budi Rachmadi dìdampingi para pengurus adat.

BACA JUGA: Meriahkan HUT ke 22, Pemkab OKU Timur Gelar Open Road Race Championship 2026

Pengukuhan ini merupakan bentuk pengakuan adat atas kepemimpinan Bupati OKU Timur yang dìnilai sejalan dengan kearifan lokal masyarakat Komering.

Kepodang Komering Sejak Abad ke 19

 

 

Ketua Lembaga Pembina Adat OKU Timur, H Leo Budi Rachmadi SE menjelaskan, bahwa penganugerahan gelar adat tersebut merupakan tindak lanjut dari Mufakat Adat IV.

“Dalam mufakat adat tersebut, kepodang dìtetapkan sebagai penutup kepala adat laki-laki Komering yang sah berdasarkan kajian sejarah dan filosofi adat,” ujarnya.

BACA JUGA: Tinjau Banjir di Dua Kecamatan, Kapolres Salurkan Bantuan Sosial

Ia menambahkan, kepodang telah dìgunakan oleh masyarakat Komering sejak abad ke-19.

Dìmana mengandung nilai-nilai kepemimpinan, kepatuhan terhadap adat, serta tanggung jawab moral dalam mengemban amanah.

No More Posts Available.

No more pages to load.