Saat itu masyarakat Indonesia sedang memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2023.
Ketiganya adu mekanik dengan menggunakan senjato tjam. M A Kodir ayah Maisaroh tidak terima melihat Maisaroh dìserang Erwanto yang membawa Sajam.
Dengan emosinya, M A Kodir membawa sjam terjun ke gelanggang pertempuran. Dari pertikaian itu, Maisaroh tumbang dengan luka pada bagian kepala belakang, hingga melenyapkan nyawa.
Kondisi tak jauh berbeda dengan Erwanto dan M A Kodir. Namun keduanya hanya mengalami luka berat. Ketiganya dìlarikan ke rumah sakit untuk penanganan.
Sebenarnya masalah keduanya pernah didamaikan Kadus dan Kades namun tidak bisa diselesaikan.
Kapolres OKU Timur AKBP Dwi Agung Setyono melalui Kapolsek Martapura Kompol Tamimi membenarkan insiden itu.
“Cekcok antar tetangga jadi pemicunya, ” ujarnya singkat. (*).