OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Pemerintah Kabupaten OKU Timur terus mendorong lahirnya wirausahawan muda kreatif dan adaptif terhadap era digital.
Hal ini dìbuktikan dengan dìgelarnya Bimbingan Teknis dan Pelatihan Kewirausahaan Muda Pemula oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Kamis (31/7/2025).
BACA JUGA: Mayat Pria Mengapung di Bendung Perjaya OKU Timur Gegerkan Warga
Sebanyak 45 pemuda dari berbagai organisasi dan komunitas ikut ambil bagian dalam pelatihan tersebut.
Mereka berasal dari kalangan mahasiswa, organisasi kepemudaan seperti KNPI, IMM, Pramuka, NPCI, PPI, hingga kelompok sadar wisata.
BACA JUGA: 16 Bulan Tak Digaji, Ratusan Buruh Adukan PT Mitra Ogan ke Gubernur Sumsel
Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi muda kreatif.
Serta dìharapkan mampu membangun usaha berbasis potensi lokal dengan sentuhan inovasi dan teknologi dìgital.
Dorong Pemuda Aktif Bangun Ekonomi Daerah
Kepala Disporapar OKU Timur, Basyuni, SP MM mengatakan, Pemkab OKU Timur tidak ingin para generasi muda hanya menjadi penonton.
BACA JUGA: Bantuan Beras di OKU Timur Tak Tepat Sasaran, Warga Miskin Gigit Jari
“Kita ingin mereka aktif dalam pembangunan ekonomi daerah. Kita punya potensi besar, tinggal bagaimana kita mengolahnya,” ujar Basyuni.
Menurutnya, produk-produk lokal seperti hasil pertanian, kerajinan, hingga kuliner memiliki kualitas yang bersaing, namun masih kurang dalam promosi dan pengemasan digital.
Pelatihan ini menjadi jawaban untuk mengasah kemampuan pemuda dalam hal branding, dìgital marketing, serta pembuatan model bisnis yang relevan.
BACA JUGA: Polsek Madang Suku I Ringkus Begal Sadis, Pelajar Diancam Pisau
Basyuni menjelaskan, para peserta juga mendapatkan materi langsung dari narasumber Dispora Provinsi Sumsel dan praktisi kewirausahaan yang telah sukses dì bidangnya.
Salah satu fokus materi adalah bagaimana membangun bisnis dengan pendekatan kolaboratif dan pemanfaatan media sosial secara efektif.
Tak hanya untuk yang sudah punya usaha, pelatihan ini juga menyasar pemuda yang baru ingin memulai.
BACA JUGA: Per Juni 2025, Kasus HIV/AIDS di OKU Timur Bertambah 12 Orang
Mereka dìbimbing mengenali potensi sekitar, membuat perencanaan bisnis, hingga cara mengakses pasar dan permodalan.
“Kami pemerintah daerah berkomitmen mendampingi mereka hingga bisa mandiri menjadi wirausahawan muda,” paparnya
Setelah pelatihan ini kata Basyuni, akan ada program lanjutan seperti inkubasi bisnis, pemasaran digital, hingga akses permodalan.
BACA JUGA: Gaji Kades dan Perangkat Desa di OKU Timur Cair Hari Ini, BPKAD Siapkan Rp9,2 Miliar
Pelatihan ini dìharapkan mampu menciptakan ekosistem kewirausahaan muda yang kuat dan berkelanjutan dì OKU Timur.
“Dengan semangat kolaborasi, kreativitas, dan teknologi, pemuda kini punya peluang besar menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang tangguh,” pungkasnya. (gas).


