OKU SELATAN, IDSUMSEL.COM – Kabupaten OKU Selatan sepertinya mendapat ujian bertubi-tubi. Belum selesai soal musibah banjir bandang yang terjadi 5 Juli 2023.
Hari ini, Rabu 6 Juli 2023, warga di hebohkan peristiwa kebakaran rumah. Dua rumah dì Desa Sinar Marga, Kecamatan Mekakau Ilir, Kabupaten OKU Selatan, terbakar.
Musibah itu terjadi Rabu pagi sekitar pukul 10.09 wib. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi tidak bisa dielakkan.
Kebakaran yang melanda dua rumah milik Basmi (48) dan Jupri (40). Herlina, Kasi Trantib Kecamatan Mekakau Ilir mengatakan, kebakaran rumah di duga akibat korsleting listrik.
“Asal api konseltling listrik kejadian pukul 10.00, Kamis pagi, ” ujarnya dìkutip dari okusatu.id.
Kebakaran yang berada di kawasan padat penduduk ini, membuat warga kelabakan
Mereka berjibaku memadamkan segera kobaran api. Supaya tidak merambat ke bangunan lain.
Sementara dari laporan BPBD Kabupaten OKU Selatan, kerugian akibat kebakaran mencapai Rp 170 juta.
Tidak ada korban jiwa. Namun rumah Basmi rusak cukup parah, sementara rumah Jupri mengalami kerusakan ringan
Menantu, Cucu dan Anak Pak Cik Bisa Keluar Saat Api Selimuti Kamarnya
Musibah kebakaran yang terjadi dì Kecamatan Mekakau Ilir Kabupaten OKU Selatan, menemui titik terang.
Kebakaran yang terjadi dì Desa Sinar Marga menyita perhatian masyarakat. Tidak hanya masyarakat Kabupaten OKU Selatan tapi juga Kabupaten OKU.
Karena sehari sebelumnya, Kabupaten pemekaran Kabupaten OKU ini, dì terjang banjir bandang.
Kebakaran yang terjadi Kamis 6 Juli 2023 pagi sekitar puku 10.00 wib, menimpa dua rumah warga.
Dalam video rekaman yang beredar, dì duga salah satu korban, menceritakan kronologi terjadinya kebakaran.
Rekaman video berdurasi 1.26 detik itu menjelaskan, penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.
“Penyebabnya korsleting listrik antara magic jar dengan kulkas, ” jelasnya seorang wanita dalam video yang dì rekam.
Saat kebakaran terjadi, dì dalam rumah ada dua orang perempuan. Yakni, anak si pemilik rumah dan menantu. Sementara kaum pria sedang berada dì kebun.
“Beruntung menantu, cucu dan anak pak CIK bisa keluar rumah, ” jelasnya.
Keberuntungan ini, tidak lepas ketidak sengajaan sang menantu yang keluar jendela untuk membuang sampah dari dalam kamar tidur.
“Memang pagi itu, menantu Pak Cik ini lagi mau menidurkan anaknya. Tiba-tiba terbangun dan hendak membuang sampah lewat jendela, ” ungkapnya.
Saat itulah, sang menantu perempuan ini mendapati atap kamarnya sudah berselimut api.
“Untung nian terlihat, sehingga bisa langsung keluar rumah, ” tutupnya.
Kebakaran yang terjadi di Desa Sinar Marga Kecamatan Mekakau Ilir menelan dua rumah.
Yakni, rumah milik Basmi (48) dan Jupri (40). Namun terparah rumah Basmi, sedangkan rumah Jupri hanya mengalami kerusakan ringan.
Kendati demikian, kerusakan mengakibatkan kerugian hingga Rp 170 juta. (okusatu).







